Market Update

Terus Menguat, IHSG Ditutup Menghijau 0,52%

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali ditutup ke zona hijau pada level 6696,71 atau menguat 0,52% dari dibuka pada level 6661,73 pada pembukaan perdagangan hari ini (3/7).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 218 saham terkoreksi, 301 saham menguat, dan 224 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 16,37 miliar saham diperdagangkan dengan 1,17 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp10,4 triliun.

Kemudian, seluruh indeks juga mengalami penguatan, seperti IDX30 menguat 0,77% menjadi 495,03, LQ45 menguat 0,73% menjadi 952,57, JII menguat 0,60% menjadi 545,74, dan SRI-KEHATI menguat 0,54% menjadi 441,12.

Lalu, hanya dua sektor yang mengalami pelemahan sektor tersebut diantaranya, sektor teknologi melemah 0,73% dan sektor kesehatan melemah 0,54%.

Sedangkan, sektor lainnya menunjukan penguatan, sektor tersebut di antaranya, sektor energi menguat 1,61%, sektor non-siklikal menguat 0,67%, sektor industrial menguat 0,40%, sektor transportasi menguat 0,32%, sektor bahan baku menguat 0,30%, sektor siklikal menguat 0,18%, sektor infrastruktur menguat 0,07%, sektor properti menguat 0,06%, dan sektor keuangan menguat 0,01%.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Alakasa Industrindo Tbk (ALKA), PT Superkrane Mitra Utama Tbk (SKRN), dan PT Jaya Swarasa Agung Tbk (TAYS). Sedangkan saham top losers adalah PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI), PT Dewi Shri Farmindo Tbk (DEWI), dan PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bima Sakti Pertiwi Tbk (PAMG), PT Grahaprima Suksesmandiri Tbk (GTRA), dan PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Imbas Perang Timur Tengah, BI Tahan Suku Bunga Acuan 4,75 Persen di Maret 2026

Poin Penting Bank Indonesia menahan BI Rate di 4,75 persen pada Maret 2026, dengan suku… Read More

6 mins ago

Bank Asing, Delisting, dan Rencana “Jahat” jadi Perusahaan Tertutup

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi InfoBank Media Group ASING, Aseng dan Asep. Bank milik… Read More

16 mins ago

Antisipasi Mudik Lebaran 2026, ESDM Jamin Stok BBM Aman hingga 28 Hari

Poin Penting ESDM memastikan stok BBM nasional aman dengan ketahanan mencapai 27–28 hari, di atas… Read More

22 mins ago

Chubb Indonesia Gandeng Bank DBS Luncurkan Produk Asuransi Cyber Guard

Poin Penting Chubb Indonesia bekerja sama dengan Bank DBS Indonesia meluncurkan asuransi siber Cyber Guard… Read More

34 mins ago

Mau Mudik Lebaran? Ini Tips dari PLN agar Listrik di Rumah Tetap Aman

Poin Penting PLN mengimbau pelanggan memastikan instalasi listrik aman sebelum meninggalkan rumah saat mudik Idulfitri… Read More

51 mins ago

BNI Tebar ‘THR’ Dividen buat Investor, Dibayarkan 7 April 2026

Poin Penting BNI bagikan dividen Rp13,03 triliun atau Rp349,41 per saham, setara 65% dari laba… Read More

1 hour ago