Jakarta – Salah satu seller di sebuah marketplace ternama di Tanah Air, Shopee Express mengaku kecewa dengan pelayanan jasa kirim barang milik mereka. Betapa tidak, sudah berulangkali dirinya mengalami pengiriman barang bermasalah.
Dikutip laman mediakonsumen, Rabu (6/9), dirinya menceritakan kronologis kejadian sebagai berikut.
Ini ke sekian kalinya saya bermasalah dengan jasa kirim Shopee Xpress. Saya tidak pernah mau menggunakan jasa kirim ini di toko saya.
Sudah berulang kali saya meminta kepada tim Shopee untuk menonaktifkan jasa pengiriman ini di toko saya (karena dari pihak saya tidak bisa dinonaktifkan, harus dari pihak Shopee yang menonaktifkan jasa pengiriman ini).
Saya dirugikan oleh Shopee dan jasa kirim Shopee Xpress sebesar Rp481.000 + Rp305.000 + Rp930.500 = Rp1.716.500 dan saya baru menerima ganti rugi sebesar Rp90.000 saja.
Lucunya, ketika saya melakukan komplain mereka beralasan bahwa kesalahan saya tidak menggunakan asuransi.
Padahal jelas di tabel deskripsi yang mereka buat sendiri (lihat gambar terlampir) bahwa jika menggunakan jasa kirim Shopee Xpress standar/hemat, maka tidak ada asuransinya.
Jadi seller dipaksa menggunakan jasa kirim paling busuk yaitu Shopee Xpress, yang mana adalah anak perusahaan dari Shopee Indonesia.
Namun ketika ada masalah, mereka dengan entengnya tidak mau bertanggung jawab. Berikut saya lampirkan nomor pesanan dan nomor resi barang yang bermasalah, dan tidak ada pertanggung jawaban sama sekali dari Shopee dan Shopee Xpress :
Dwi Tita Noer
Surabaya, Jawa Timur
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More
Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More
Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More
Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More
Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More