Netizen 62

Terus Berulang, Barang Hilang dalam Pengiriman Shopee Express Tanpa Ganti Rugi

Jakarta – Salah satu seller di sebuah marketplace ternama di Tanah Air, Shopee Express mengaku kecewa dengan pelayanan jasa kirim barang milik mereka. Betapa tidak, sudah berulangkali dirinya mengalami pengiriman barang bermasalah.

Dikutip laman mediakonsumen, Rabu (6/9), dirinya menceritakan kronologis kejadian sebagai berikut.

Ini ke sekian kalinya saya bermasalah dengan jasa kirim Shopee Xpress. Saya tidak pernah mau menggunakan jasa kirim ini di toko saya.

Sudah berulang kali saya meminta kepada tim Shopee untuk menonaktifkan jasa pengiriman ini di toko saya (karena dari pihak saya tidak bisa dinonaktifkan, harus dari pihak Shopee yang menonaktifkan jasa pengiriman ini).

Saya dirugikan oleh Shopee dan jasa kirim Shopee Xpress sebesar Rp481.000 + Rp305.000 + Rp930.500 = Rp1.716.500 dan saya baru menerima ganti rugi sebesar Rp90.000 saja. 

Lucunya, ketika saya melakukan komplain  mereka beralasan bahwa kesalahan saya tidak menggunakan asuransi. 

Padahal jelas di tabel deskripsi yang mereka buat sendiri (lihat gambar terlampir) bahwa jika menggunakan jasa kirim Shopee Xpress standar/hemat, maka tidak ada asuransinya.

Jadi seller dipaksa menggunakan jasa kirim paling busuk yaitu Shopee Xpress, yang mana adalah anak perusahaan dari Shopee Indonesia. 

Namun ketika ada masalah, mereka dengan entengnya tidak mau bertanggung jawab. Berikut saya lampirkan nomor pesanan dan nomor resi barang yang bermasalah, dan tidak ada pertanggung jawaban sama sekali dari Shopee dan Shopee Xpress :

  • 230822AJ5W8MK0, nomor resi: SPXID030349989918, kerugian Rp481 ribu.
  • 230825K4SHJ6QV, nomor resi: SPXID031390474778, kerugian Rp930.500 baru diganti Rp90 ribu.
  • 230828T2QJVTQY, nomor resi: SPXID035304067688, kerugian Rp305.000.
  • Saya minta pertanggung jawaban pihak Shopee dan Shopee Xpress untuk mengganti seluruh kerugian saya secara penuh, dan menonaktifkan jasa pengiriman tersebut di toko saya.

Dwi Tita Noer
Surabaya, Jawa Timur

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Perjanjian Dagang RI-AS: Era Kecemasan Sistem Pembayaran dari “Ayat-ayat Setan”

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pemimpin Redaksi Infobank Media Group DUNIA tak lagi volatile, tapi sudah… Read More

1 hour ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan, Sasar Kebutuhan Proteksi Generasi Sandwich

Poin Penting Prudential Indonesia meluncurkan PRUMapan, asuransi jiwa tradisional yang menyasar milenial dan Gen Z,… Read More

6 hours ago

Dana Abadi LPDP Tembus Rp180,8 Triliun, Intip Rincian Alokasi dan Penggunaannya

Poin Penting Dana abadi LPDP mencapai Rp180,8 triliun, dengan alokasi terbesar untuk pendidikan Rp149,8 triliun,… Read More

7 hours ago

MTF Telusuri Dugaan Tindak Pidana yang Mengatasnamakan Perusahaan

Poin Penting PT Mandiri Tunas Finance (MTF) melakukan penelusuran menyeluruh atas dugaan tindak pidana yang… Read More

7 hours ago

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama YDBA untuk… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

9 hours ago