Terus Berbenah, KAI Pangkas Waktu Tempuh 5 Kereta Api Jarak Jauh

Terus Berbenah, KAI Pangkas Waktu Tempuh 5 Kereta Api Jarak Jauh

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Terus Berbenah, KAI Pangkas Waktu Tempuh 5 Kereta Api Jarak Jauh

 

Jakarta – Memasuki usia ke-77 PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI terus berbenah diri dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada para penumpang. Salah satunya yakni mempersingkat waktu tempuh lima kereta api (KA) jarak jauh.

Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam keterangannya yang dikutip di Jakarta, Rabu, 28 September 2022 menjelaskan, KAI mempersingkat waktu tempuh lima kereta api antar kota per 28 September 2022 hingga 31 menit.

Pertama, KA Argo Sindoro rute Semarang Tawang-Gambir pp dengan waktu 20 menit lebih cepat. KA ini berangkat dari Stasiun Semarang Tawang pukul 06.15 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pukul 11.36 WIB. Sebaliknya, waktu keberangkatan KA Argo Sindoro dari Stasiun Gambir adalah pukul 16.40 WIB dan tiba di Stasiun Semarang Tawang pukul 21.57 WIB.

Kedua, KA Argo Muria rute Semarang Tawang-Gambir pp dengan waktu 20 menit lebih cepat. KA ini berangkat dari Stasiun Semarang Tawang pukul 16.15 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pukul 21.39 WIB. Waktu keberangkatan dari Stasiun Gambir pukul 07.05 WIB dan tiba di Stasiun Semarang Tawang pukul 12.26 WIB.

Ketiga, KA Bima rute Surabaya Gubeng-Gambir pp. Dengan jadwal baru, KA ini berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 17.30 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pukul 04.40 WIB atau 25 menit lebih cepat. Sementara itu, KA ini juga berangkat dari Stasiun Gambir pukul 17.10 WIB dan tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 04.11 WIB atau 30 menit lebih cepat.

Keempat, KA Sembrani rute Surabaya Pasarturi-Gambir pp dengan waktu 30 menit lebih cepat. KA ini berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 19.25 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pukul 04.27 WIB. Sementara keberangkatan dari Stasiun Gambir adalah pukul 19.00 WIB dan tiba di Stasiun Surabaya Pasarturi pukul 04.00 WIB.

Kelima, KA Turangga rute Surabaya Gubeng-Bandung. Dengan jadwal baru, KA ini berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pukul 19.00 WIB dan tiba di Stasiun Bandung pukul 05.19 WIB atau 30 menit lebih cepat. Sedangkan sebaliknya, KA Turangga berangkat dari Stasiun Bandung pukul 18.40 WIB dan tiba di Stasiun Surabaya Gubeng pukul 04.58 WIB atau 31 menit lebih cepat.

Selain itu, KAI juga terus meningkatkan pelayanan dengan meluncurkan KA Taksaka rute Yogyakarta-Gambir dengan tajuk Hype Trip, yakni Traveling Feel More Fun. KAI menawarkan perjalanan naik KA dengan kesan kekinian, mulai dari suasana, fasilitas, menu makanan, seragam kru, hingga livery.

KAI juga meluncurkan Rail Procurement in Digital (RAPID). RAPID adalah aplikasi yang menggunakan platform digital di bidang pengadaan barang dan jasa. KAI mengembangkan sebuah aplikasi pengadaan end to end dan menjadi rantai pasok pengadaan perusahaan, mengutamakan transparansi atau good corporate governance (GCG) proses pengadaan barang dan jasa jauh lebih cepat dan bisa diakses di mana saja.

Didiek melanjutkan, KAI memiliki reputasi sebagai Badan Usaha Milik Negara yang dapat diandalkan dan mampu menjawab tantangan perubahan yang ada. Kita memiliki kekuatan pengalaman yang panjang dalam melakukan transformasi pengelolaan perkeretaapian di Indonesia.

“Insyaallah KAI pasti mampu menyelesaikan dua amanah besar yang diberikan Pemerintah kepada KAI yaitu Proyek LRT Jabodebek dan Kereta Cepat Jakarta Bandung. Penyelesaian kedua proyek strategis nasional ini merupakan agenda kita bersama yang selanjutnya juga harus mampu kita jawab dan merupakan pondasi dari pengembangan perkeretaapian di Indonesia ke depan,” ujarnya.

Peringatan HUT kali ini KAI mengangkat tema Bangkit Lebih Cepat, Melayani Lebih Baik. Menurutnya, pada masa pandemi COVID-19 ini KAI juga mampu menunjukkan eksistensinya sebagai suatu perusahaan yang tidak hanya dapat bertahan dalam menghadapi tekanan krisis, tetapi juga bangkit lebih cepat dengan kinerja yang positif selama semester I 2022.

“Sejumlah pencapaian tersebut tentunya patut kita syukuri bersama dan merupakan hasil kerja keras yang tidak akan terwujud tanpa adanya sinergitas dan kolaborasi yang kuat antara KAI dengan seluruh stakeholder,” ungkap Didiek.

Pada momen HUT ke-77, KAI juga menghadirkan wajah baru dengan mengganti seragam untuk pegawai frontliner. Untuk menghadirkan design exclusive, KAI menggandeng perancang busana ternama Anne Avantie agar pegawai frontliner KAI terlihat jauh lebih elegan.

Tak hanya itu, KAI juga dilakukan penandatanganan MoU dengan PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia, KAI dengan Sumitomo Corporation dan Nippon Steel Corporation, dan KAI dengan PT SKF Industrial Indonesia,” tambahnya.

“Perubahan seragam ini bertujuan untuk mewujudkan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat. Serta wujud komitmen KAI dalam menjawab kebutuhan pelanggan, memberikan pengalaman perjalanan yang berbeda dan berkesan,” tambahnya. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]