Keuangan

Terungkap! Ini Masyarakat yang Paling Sering Terkena Penipuan Online

Jakarta – Transformasi keuangan digital telah menimbulkan maraknya berbagai modus kejahatan siber. Executive Vice President Center of Digital BCA, Wani Sabu mengungkapkan siapa saja masyarakat yang mudah terkena penipuan secara online (daring).

Wani pun merinci dari jenis kasusnya, pertama, kasus social senginering (soceng) pada umumnya yang mudah terkena penipuan jenis ini adalah ibu-ibu dengan rentang usia di 21-35 tahun.

“Ibu-ibu yang usianya 21-35 tahun itu paling gampang tergiur oleh belanjaan online,” ujar Wani dalam Webinar ISEI bertajuk Perlindungan Konsumen Terhadap Kejahatan Keuangan Digital, Senin 12 Juni 2023.

Baca juga: OJK Peringatkan Masyarakat Konsumtif Bisa Mengancam Masa Depan Bangsa

Kedua, kasus penipuan penawaran upgrade menjadi nasabah prioritas. Dimana yang mudah tertipu adalah kaum bapak-bapak dengan rentang usia 36-50 tahun.

“Ini justru bapak-bapak yang sering kena, termasuk fake Instagram,” katanya.

“Apa yang harus kita lakukan? Yaitu melakukan edukasi yang diharuskan oleh OJK, kita harus kolabroasi untuk memperkuat edukasi dan melakukan inovasi,” tambah Wani.

Wani menjelaskan, saat ini pihaknya juga telah melakukan kolaborasi dalam meningkatkan edukasi kepada masyarakat atau nasabah agar tidak mudah terkena penipuan.

“Sekarang karena transaksi sudah digital semua bagian mau tidak mau kita harus punya kerjasama, yaitu dengan industri, asosiasi, regulator, pemerintah/lembaga, penegak hukum, maupun media,” pungkasnya. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Proteksi Pemudik 2026, BRI Life Andalkan Produk Asuransi Digital MODI

Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More

1 hour ago

BI Borong SBN Rp86,16 Triliun hingga Maret 2026, Buat Apa?

Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More

3 hours ago

BI Tegaskan Beli Tunai Dolar AS Tak Dibatasi, Ini Aturan Barunya

Poin Penting BI menegaskan tidak membatasi transaksi valuta asing, tetapi memperketat kewajiban dokumen underlying untuk… Read More

3 hours ago

BI Guyur Insentif KLM Rp427,1 Triliun di Awal Maret, Ini Porsi Himbara-Bank Asing

Poin Penting Bank Indonesia menyalurkan Insentif Likuiditas Makroprudensial (KLM) Rp427,1 triliun ke perbankan hingga minggu… Read More

3 hours ago

BNI Berangkatkan 7.000 Pemudik dalam Program Mudik Gratis BUMN 2026

Poin Penting Bank Negara Indonesia (BNI) memberangkatkan lebih dari 7.000 pemudik dalam Program Mudik Gratis… Read More

4 hours ago

Sambut Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Bank Raya Imbau Masyarakat Cermat Bertransaksi

Poin Penting Bank Raya memastikan layanan digital tetap optimal selama libur Hari Raya Nyepi 2026… Read More

4 hours ago