Categories: Market Update

Tertekan Aksi Jual, IHSG Ditutup Turun 19 Poin

Mayoritas sektoral saham dilantai bursa kompak ditutup melemah. Penguatan hanya terjadi pada sektor tambang dan perdagangan. Dwitya Putra

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 19,095 poin atau 0,40% ke level 4.781,087 pada perdagangan Selasa, 4 Agustus 2015. Sementara Indeks LQ45 melemah 4,072 poin atau 0,50% ke level 810,982.

Aksi jual saham masih marak terjadi dan jadi pemicu IHSG hari ini bergerak turun.

Transaksi investor asing sendiri hingga sore hari ini tercatat melakukan penjualan bersih (foreign net sell) senilai Rp531,81 miliar di seluruh pasar.

Kondisi tersebut mendorong mayoritas sektoral saham di lantai bursa kompak melemah. Penguatan hanya terjadi pada sektor tambang dan perdagangan.

Perdagangan hari ini sendiri berjalan moderat dengan frekuensi transaksi sebanyak 191.116 kali dengan volume 4,625 miliar lembar saham senilai Rp4,64 triliun. Sebanyak 124 saham naik, 152 turun, dan sisanya 96 saham stagnan.

Saham-saham yang turun cukup dalam dan masuk dalam kategori top losers antara lain Multi Prima (LPIN) turun Rp800 ke Rp6.200, Gudang Garam (GGRM) turun Rp525 ke Rp48.850, Metropolitan Kentjana (MKPI) turun Rp300 ke Rp16.000, dan Citra Tubindo (CTBN) turun Rp300 ke Rp5.400. (*)

@dwitya_putra14

Paulus Yoga

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

6 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

12 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

12 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

14 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

24 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

1 day ago