Jakarta – Keterlibatan bintang porno Stormy Daniels dalam kasus suap Donald Trump yang melibatkan dirinya senilai US$130 ribu jelang pemilihan presiden AS pada 2016 silam begitu menarik perhatian publik.
Sampai-sampai, traffic kunjungan situs pornografi online, Pornhub meningkat drastis akibat munculnya kasus tersebut. Di mana, nama bintang film porno berusia 51 tahun itu masuk dalam daftar pencarian populer di situs tersebut.
Seperti laporan Insiden pekan ini, dikutip, Rabu (12/4/2023), pencarian nama Stormy Daniels di situs Pornhub telah mencapai lebih dari 650 ribu kali.
Masih dalam laporan yang sama, nama Daniels telah tembus 631.254 kali saat berita dirinya terlibat skandal perselingkuhan dengan Donald Trump saat pertama kali muncul.
Menariknya, setelah namanya populer di jagat maya Daniel seolah memanfaatkan momen ketenaran tersebut dengan menuliskan tweet di akun Twitter miliknya. “Tentu saja lebih seru ada di bawah cowok seksi ketimbang di bawah hukuman,” ujarnya.
Tak sampai di situ, Daniel juga mengucapkan rasa terima kasihnya pada pihak yang mendukungnya lewat tagar #TeamStormy.
Di sisi lain, Mantan Presiden Amerika Donald Trump yang didakwa 34 tindak kejahatan saat menjalani persidangan di Pengadilan Distrik Manhattan, New York, mengaku tidak bersalah. Termasuk keterlibatan kasus suap dan isu perselingkuhan dengan bintang porno Stormy Daniels.
“Saya tidak bersalah,” kata Trump saat merespon 34 tuduhan kejahatan terhadapnya di ruang sidang, Selasa (4/4). (*)
Editor: Rezkiana Nisaputra
Poin Penting IHSG menguat signifikan pada sesi I perdagangan 3 Februari 2026, naik 1,57 persen… Read More
Poin Penting BRI salurkan KUR Rp178,08 triliun pada 2025 kepada 3,8 juta debitur, dengan 64,49… Read More
Oleh Ryan Kiryanto, Ekonom Senior dan Associate Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan Indonesia DALAM laporan Global… Read More
Poin Penting HRTA meluncurkan aplikasi HRTA Gold sebagai platform jual beli emas dan perhiasan fisik… Read More
Poin Penting Kredit tumbuh 15,9 persen yoy menjadi Rp899,53 triliun, DPK naik 29,2 persen menjadi… Read More
Oleh Firman Tendry Masengi, Advokat/Direktur Eksekutif RECHT Institute DEMUTUALISASI bursa efek kerap dipromosikan sebagai keniscayaan… Read More