Market Update

Terkoreksi 0,43%, IHSG Kembali Ditutup Melemah

Jakarta – Indeks harga saham gabungan (IHSG) pada hari ini kembali terkoreksi ke zona merah sebesar 29,76 poin atau menguat 0,43% ke level 6915,71 dari dibuka di level 6945,47 pada pembukaan perdagangan hari ini (28/4).

Berdasarkan statistik RTI Business tercatat sebanyak 280 saham terkoreksi, 255 saham menguat, dan 196 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 17,04 miliar saham diperdagangkan dengan 1,21 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi mencapai Rp12,96 triliun.

Kemudian, hanya indeks JII yang mengalami penguatan 0,01% menjadi 577,28. Sedangkan sisanya, mengalami pelemahan, seperti IDX30 melemah 0,46% menjadi 501,00, LQ45 melemah 0,35% menjadi 961,75, dan SRI-KEHATI melemah 0,77% menjadi 440,24.

Meski begitu, sebagian besar sektor malah mengalami penguatan, seperti sektor teknologi dan kesehatan yang menguat sebesar 1,17%, sektor transportasi menguat 1,04%, sektor non-siklikal menguat 0,95%, sektor properti menguat 0,90%, sektor bahan baku menguat 0,86%, dan sektor siklikal melemah 0,21%.

Sedangkan, sektor lainnya mengalami pelemahan. Contohnya sektor industrial melemah 1,58%, sektor energi melemah 0,28%, sektor infrastruktur melemah 0,23%, dan sektor keuangan melemah 0,12%.

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Pelayaran Nelly Dwi Putri Tbk (NELY), PT Era Digital Media Tbk (AWAN), dan PT Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL). Sedangkan saham top losers adalah PT Menn Teknologi Indonesia Tbk (MENN), PT United Tractors Tbk (UNTR), dan PT Aman Agrindo Tbk (GULA).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Saptausaha Gemilangindah Tbk (SAGE), PT Mitra Pack Tbk (PTMP), dan PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

7 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago