Categories: KonsultasiNews Update

Terbitkan Surat Berharga Komersial, PPA Tunggu Proses BI

Bandung – Guna memenuhi kebutuhan modal untuk restrukturisasi/revitalisasi (R/R) BUMN dan ekspansi investasi, Perusahaan Pengelola Aset (Persero) atau PPA mulai tahun 2019 telah menghimpun tambahan pendanaan eksternal melalui pasar uang dan pasar modal.

PPA sendiri saat ini tengah proses penerbitan Surat Berharga Komersial (SBK) yang rencananya akan terbit pada Desember 2019 senilai Rp100 miliar dengan jangka waktu 1 tahun. Adapun penerbitan SBK tersebut saat ini masih dalam proses di Bank Indonesia (BI).

“Pada tahun 2020, PPA akan menerbitkan obligasi senilai Rp1 triliun dengan tenor 3, 5, 7 atau 10 tahun untuk memenuhi kebutuhan pendanaan jangka panjang,” ujar Direktur Utama PPA Iman Rachman di Bandung, Kamis, 14 November 2019.

Untuk tambahan pendanaan eksternal belum lama ini PPA juga telah melakukan penerbitan Medium Term Notes (MTN) pada awal November 2019 yang senilai Rp750 miliar yang terdiri dari Rp300 miliar dengan tenor 2 tahun dan Rp450 miliar dengan tenor 3 tahun.

“Kami menghimpun dana dengan menerbitkan MTN dan SBK karena sebagian besar pendanaan kami saat ini bersumber dari perbankan dengan jangka waktu pendek dan tingkat suku bunga relatif tinggi sehingga perlu funding mix dengan cost of fund yang lebih rendah,” tambah Iman. 

Jika dilihat dari kinerja keuangannya, sampai dengan triwulan III  2019, PPA telah membukukan pendapatan usaha sebesar Rp3,83 triliun, atau meningkat sebesar 4% secara tahunan. Total aset meningkat sebesar 31% (yoy) menjadi Rp13,648 triliun. Sementara capaian EBITDA meningkat secara year on year sebesar 14% menjadi senilai Rp589 miliar. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Trump Sesumbar Hancurkan Iran dalam Semalam: Mungkin Selasa Malam

Poin Penting: Trump mengeklaim AS mampu menghancurkan Iran dalam satu malam dan menyebut kemungkinan beraksi… Read More

9 mins ago

Wacana Potong Gaji Menteri, Purbaya: Mungkin 25 Persen

Poin Penting Wacana pemotongan gaji menteri dan DPR masih dalam pembahasan. Menteri Keuangan Purbaya memperkirakan… Read More

22 mins ago

Ditopang Manufaktur, Laba BELL Naik 9 Persen jadi Rp12,57 Miliar di 2025

Poin Penting Trisula Textile Industries mencatat laba bersih Rp12,57 miliar pada 2025, naik 9 persen… Read More

25 mins ago

Bank Aladin Syariah Cetak Rapor Biru di 2025, Laba Melonjak 304 Persen jadi Rp150,71 Miliar

Poin Penting Bank Aladin Syariah berbalik dari rugi Rp73,73 miliar (2024) menjadi laba Rp150,71 miliar… Read More

35 mins ago

Harga Plastik Naik, Anggota DPR Desak Pemerintah Lindungi UMKM

Poin Penting: Anggota DPR mendesak pemerintah segera intervensi pasar menyusul harga plastik naik yang membebani… Read More

40 mins ago

BGN Sebut 21.801 Motor untuk SPPG Belum Dibagikan, Ini Alasannya

Poin Penting: BGN telah merealisasikan pengadaan 21.801 motor untuk kepala SPPG, namun belum didistribusikan. Seluruh… Read More

58 mins ago