Terbitkan ORI020, DJPPR Ingatkan 4 Hal Agar Aman Berinvestasi

Jakarta – Saat ini, marak produk-produk investasi bodong yang beredar di masyarakat. Menanggapi hal ini, Direktur Jenderal PPR (Ditjen Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko) Luky Alfirman mengimbau masyarakat untuk selalu mengingat 2R dan 2L ketika memilih investasi, yaitu Return, Risk, Legal, and Logic.

“Pada aspek Return dan Risk, atau imbal hasil dan risiko, produk investasi yang memiliki keuntungan tinggi biasanya memilini risiko yang tinggi pula. Jangan sampai tergiur dengan produk yang menawarkan keuntungan tinggi tanpa memahami risikonya,” jelas Luky saat prescon virtual, Senin, 4 Oktober 2021.

Luky juga meminta setiap individu untuk memastikan legalitas produk investasi yang ditawarkan, sehingga tidak tertipu penawaran bohong. Terakhir, investor harus memahami alur investasi tersebut hingga bisa memberikan keuntungan bagi investornya. Jika tidak logis, investasi tersebut perlu dicurigai.

DJPPR menawarkan SBN Retail yang diterbitkan secara online sebagai salah satu pilihan investasi yang aman, mudah, menguntungkan, sekaligus mendukung APBN. Luky menjelaskan SBN Retail aman karena pembayaran kupon dan pokok hingga jatuh tempo dijamin oleh Undang-Undang. Dana pembayarannya pun disediakan oleh APBN tiap tahunnya.

Kali ini, pemerintah menerbitkan Obligasi Negara Retail Seri ORI020. SBN ini bisa jadi pilihan investasi aman dengan imbal hasil yang kompetitif. Mengutip dari situs kemenkeu.go.id, kupon ORI020 yang ditawarkan adalah sebesar 4,95%. Masyarakat dapat berinvestasi dengan mudah melalui 27 channel mitra yang sudah bekerja sama dengan pemerintah.

“Seluruh dana yang didapatkan dari penerbitan ORI020 akan digunakan untuk target pemenuhan APBN 2021. Pengunaannya adalah untuk penanganan dan penanggulangan Covid-19 salah satunya adalah untuk program vaksinasi,” jelas Luky. (*)

 

Editor: Rezkiana Np

Evan Yulian

Recent Posts

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

20 mins ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

1 hour ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

2 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

3 hours ago

Laba BNI Tumbuh 3,45 Persen Jadi Rp1,68 Triliun di Januari 2026

Poin Penting BNI membukukan laba bersih Rp1,68 triliun pada Januari 2026, naik 3,45 persen yoy… Read More

4 hours ago

IHSG Perkasa di 8.322, CARS dan TKIM jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG ditutup naik ke level 8.322,22 pada 25 Februari 2026, dengan 336 saham… Read More

4 hours ago