Jakarta – PT BCA Finance memutuskan untuk melakukan Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) III Tahap I-2019 sebesar Rp1,5 triliun dengan kisaran kupon 6,2-7,8 persen.
Menurut Presiden Direktur BCA Finance, Roni Haslim, obligasi BCA Finance yang diterbitkan pada Semester II-2019 ini terbagi menjadi tiga seri, yakni Seri A bertenor 367 hari kalender, Seri B bertenor dua tahun dan Seri C bertenor tiga tahun.
“Tingkat kupon untuk Seri A sekitar 6,2-6,8 persen per tahun, Seri B sekitar 6,5-7,1 persen dan Seri C sekitar 7-7,8 persen,” kata Roni di Jakarta, Kamis, 26 September 2019.
Menurut Roni, obligasi dengan target emisi Rp1,5 triliun tersebut mendapat peringkat idAAA dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) dan peringkat AAAidn dari PT Fitch Ratings Indonesia.
“Seluruh dana hasil penawaran umum obligasi ini, setelah dikurangi biaya-biaya emisi, akan digunakan untuk modal kerja kegiatan usaha pembiayaan,” tegasnya.
Pada aksi korporasi ini, BCA Finance menunjuk empat penjamin pelaksana emisi obligasi, yakni PT BCA Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas dan PT Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM). Sedangkan, wali amanat dalam penerbitan obligasi anak usaha PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) adalah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) tbk (BBRI).
Penjamin emisi dan BCA Finance menyepakati masa penawaran awal pada 26 September-11 Oktober 2019, sedangkan masa penawaran umum pada 28-31 Oktober 2019. Sehingga, pemcatatan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) diharapkan berlangsung pada 6 November 2019. (*)
Oleh Karnoto Mohamad, Wakil Pemimpin Redaksi Infobank DALAM Kalender Tiongkok, masyarakat memasuki Tahun Shio Kuda… Read More
Poin Penting BSI meluncurkan Hasanah Card Contactless bekerja sama dengan Mastercard dan menargetkan 100 ribu… Read More
Poin Penting POJK 36/2025 jadi tonggak tata kelola asuransi kesehatan, karena untuk pertama kalinya menempatkan… Read More
Poin Penting IHSG dibuka turun 0,36 persen ke level 8.299,82 dengan nilai transaksi Rp814,38 miliar;… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stabil pada Senin, 2 Februari 2026,… Read More
Poin Penting Pasar menanti rilis pertumbuhan ekonomi full year 2025 yang diperkirakan di kisaran 5,1–5,2… Read More