Jakarta – PT Phapros Tbk, (PEHA) salah satu perusahaan farmasi nasional kembali meraih penghargaan Good Performance untuk Kategori Business Excellence Achievement pada ajang BUMN Performance Excellence Awards 2021 yang diselenggarakan oleh Forum Ekselen BUMN.
Direktur Utama Phapros, Hadi Kardoko menyampaikan apresiasi terhadap seluruh karyawan dan pemangku kepentingan yang terus bersinergi meningkatkan proses bisnis berkelanjutan dan terintegrasi, sehingga Phapros mampu mengelola bisnis ekselen dan membangun daya saing.
“Sebagai sebuah industri manufaktur, sistem manajemen yang terintegrasi merupakan hal krusial agar kami bisa menjalankan proses bisnis dengan baik. Selain dengan sistem manajemen terintegrasi, kami juga terapkan perbaikan yang berkelanjutan sehingga mampu terus berinovasi di tengah persaingan bisnis yang ketat,” ujar Hadi seperti dikutip Jumat, 24 September 2021.
Salah satu sistem yang diterapkan dalam proses bisnis Phapros adalah Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU). KPKU merupakan pedoman yang lengkap untuk mengukur kinerja yang diadopsi dari Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence. KPKU sudah digunakan oleh banyak BUMN dan anak usaha BUMN untuk mengelola, mengendalikan kinerja menuju peningkatan efektivitas dan kapabilitas BUMN secara menyeluruh.
BUMN Performance Excellence Awards (BPEA) 2021 merupakan pemberian Piagam Penghargaan atas Pencapaian Excellence Level Perusahaan, yaitu tingkat kinerja ekselen yang dicapai perusahaan sesuai hasil asesmen yang dilakukan dengan mengacu pada Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (disebut KPKU) yang telah ditetapkan oleh Kementerian BUMN sejak tahun 2012.
Ketua Forum Ekselen BUMN, Agung Yunanto, mengatakan, bahwa ada tiga tujuan dari penyelenggaraan BPEA tahun ini, yakni mendorong pencapaian kinerja unggul melalui penerapan Kriteria Penilaian Kinerja Unggul (KPKU) 2020 terutama pasca pandemi, apresiasi kepada BUMN atas pencapaian kinerja unggul dan pencapaian kematangan pendayagunaan teknologi, serta media pembelajaran melalui best practice sharing dari BUMN terkemuka. (*)
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang menjadi… Read More
Poin Penting Maraknya penagihan intimidatif berdampak pada kebijakan perusahaan pembiayaan, yang kini memperketat prinsip kehati-hatian… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menargetkan pertumbuhan kredit 2026 di atas rata-rata industri, sejalan dengan proyeksi… Read More
Info Penting Jual beli kendaraan STNK only dinyatakan ilegal, karena BPKB adalah satu-satunya bukti kepemilikan… Read More
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More