Categories: Analisis

Terapkan Prinsip Hijau, Pupuk Indonesia Grup Raih Penghargaan dari KLHK

Jakarta – Selama kurang lebih 25 tahun Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) ditujukan untuk mendorong setiap aktivitas bisnis agar tidak sekadar menjadi pemenuhan ketaatan terhadap peraturan lingkungan hidup. Bagi dunia usaha PROPER harus menjadi platform melakukan praktik bisnis berkelanjutan dengan menerapkan prinsip ekonomi hijau.

PROPER merupakan penghargaan tertinggi dari pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI bagi pelaku usaha dalam pengelolaan lingkungan hidup. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden (Wapres) RI, KH Ma’ruf Amin, dan disaksikan oleh Menteri LHK RI Siti Nurbaya

“Kriteria penilaian PROPER setiap tahun kian kompleks mengikuti kebutuhan dan tuntutan zaman. Tahun ini penilaiannya sudah mencakup penerapan penilaian life cycle assessment dan pelaksanaan inovasi sosial,” ujar Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin dikutip di Jakarta. 

Sementara itu, Menteri LHK Siti Nurbaya dalam laporannya menyampaikan bahwa terdapat 51 perusahaan dengan penilaian PROPER peringkat Emas, 170 perusahaan peringkat Hijau, 2.031 perusahaan peringkat Biru, 887 perusahaan peringkat Merah, 2 perusahaan peringkat Hitam, serta 59 perusahaan tidak dapat diumumkan karena sedang berproses di Ditjen Gakkum KLHK dan tidak lagi beroperasi.

Penilaian dilakukan oleh Dewan Pertimbangan PROPER yang imparsial, independen, dan beranggotakan dari unsur akademisi dan tokoh masyarakat. Adapun variabel penilaian terus berkembang dari waktu ke waktu yang ditetapkan dan disusun secara konseptual. 

“Setelah sebelumnya dipakai variabel penilaian dalam kerangka life cycle analysis atau assessment, inovasi sosial, dan social return on investment, maka pada tahun ini berkembang kepada variabel dalam kriteria penilaian PROPER yaitu dalam kerangka Green Leadership,” jelas Siti Nurbaya.

Pupuk Indonesia Group pun meraih penghargaan dari KLHK ini. Sebanyak empat anak perusahaan meraih Peringkat Emas dan satu Peringkat Hijau. Adapun peringkat PROPER Emas diraih oleh PT Petrokimia Gresik, PT Pupuk Kujang Cikampek, PT Pupuk Kalimantan Timur, dan PT Pupuk Sriwidjaja Palembang. Sementara PT Pupuk Iskandar Muda meraih peringkat PROPER Hijau

Wakil Direktur Utama Pupuk Indonesia, Nugroho Christijanto, menyebutkan bahwa dalam pengelolaan lingkungan hidup Pupuk Indonesia dan anak perusahaannya senantiasa berkomitmen untuk mencegah pencemaran lingkungan dan mengelola dampak kegiatan bisnis perusahaan terhadap lingkungan. 

Realisasinya, Pupuk Indonesia grup melakukan kegiatan pengelolaan sumber daya alam melalui implementasi life cycle analysis pada program efisiensi energi, penurunan emisi, implementasi 3R (Reduce, Reuse, Recycle) Limbah Bahan Beracun Berbahaya (B3) dan Non-B3, efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air serta program perlindungan keanekaragaman hayati, baik flora maupun fauna.

“Tak lepas dari kegiatan di internal perusahaan, Pupuk Indonesia Grup juga responsif dalam memberikan bantuan terhadap kebencanaan dan pengembangan masyarakat,” kata Nugroho.

Selain ketaatan (compliance), Pupuk Indonesia grup juga memiliki inovasi sosial yang masuk dalam kriteria penilaian lebih dari yang dipersyaratkan (beyond compliance). Program inovasi tersebut antara lain Kilau Samudera (dari Pupuk Kalimantan Timur), Literasi (Petrokimia Gresik), Kampung Nanasku (Pupuk Kujang) dan Sesera (Pupuk Sriwidjaja Palembang).

“Program inovasi yang menjadi keunggulan anak perusahaan ini juga menjadi pendorong perolehan Peringkat EMAS,” jelas Nugroho.

Program-program tersebut berangkat dari problem lingkungan dari sektor pertanian dan peternakan yang ada di masyarakat, dan saat ini mampu menjadi solusi menginspirasi dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat

Selain itu, upaya peningkatan kualitas pengelolaan lingkungan hidup dapat dilihat dari rapor tahunan Pupuk Indonesia grup. Pupuk Kalimantan Timur dan Petrokimia Gresik berhasil mempertahankan capaian PROPER Emas, dimana Pupuk Kalimantan Timur sendiri berhasil mendapatkan PROPER Emas sebanyak lima Kali berturut-turut sejak tahun 2018, sementara Petrokimia Gresik sudah dua kali meraih PROPER Emas.

Untuk perolehan PROPER Emas bagi Pupuk Kujang dan Pupuk Sriwidjaja Palembang ini adalah prestasi pertama. Keduanya berupaya meningkatkan program-program pengelolaan lingkungan hidupnya setelah tahun 2021 mendapatkan PROPER Hijau. “Pupuk Indonesia grup akan senantiasa menjaga komitmen dan menunjukkan keunggulan lingkungan dalam proses produksi dan jasa, serta melaksanakan bisnis yang beretika dan bertanggung jawab terhadap masyarakat,” tutup Nugroho. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Rupiah Babak Belur, Misbakhun Kritik Kebijakan BI yang Konvensional

Poin Penting Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, menilai BI masih menggunakan pendekatan konvensional… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Mau Gelar RUPST 29 April 2026, Simak Agenda Lengkapnya

Poin Penting PT Bank Mandiri (Persero) Tbk akan mengadakan RUPST tahun buku 2025 pada 29… Read More

3 hours ago

Siap-Siap! Bea Cukai Buka 300 Formasi CPNS Lulusan SMA Bulan Depan

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan membuka rekrutmen CPNS untuk 300 lulusan SMA/sederajat… Read More

4 hours ago

Rupiah Terlemah Sepanjang Sejarah, Begini Respons BI

Poin Penting Rupiah ditutup melemah 70 poin (0,41 persen) ke Rp17.105 per dolar AS, menjadi… Read More

4 hours ago

CIMB Perluas Segmen Affluent ASEAN Sejalan Strategi Forward30

Poin Penting CIMB memperluas layanan wealth untuk menangkap pertumbuhan segmen affluent di ASEAN. Strategi ini… Read More

5 hours ago

Cinema XXI (CNMA) Tebar Dividen Jumbo Rp980 Miliar, Ini Jadwal Pembayarannya

Poin Penting CNMA membagikan dividen Rp12 per saham, termasuk dividen interim Rp5 per saham. Pembayaran… Read More

5 hours ago