Jakarta – Salah satu pengguna aplikasi kredit online bernama Abdussatar, warga Tasikmalaya, Jawa Barat mengaku masih harus membayar sisa cicilan, meski sudah melunasi pembayaran.
Melansir laman mediakonsumen, Rabu (20/9), berikut kronologis kejadian yang diceritakan korban atas masalah yang dihadapinya.
Assalamualaikum, saya pengguna Kredivo dengan nama akun Abdussatar. Saya ingin menceritakan bahwa pada tanggal 11 Maret 2023, saya melakukan transaksi di Tokopedia, yaitu drone dengan harga Rp2.849.000. Ditambah biaya ongkir, asuransi pengiriman, dan biaya proteksi, jumlah total Rp2.935.600.
Transaksi tersebut bukan untuk keperluan pribadi saya. Saya hanya membantu seseorang yang membutuhkan drone untuk kepentingan kontennya yang belum memiliki modal.
Saya hanya memberikan bantuan melalui kredit atas nama saya melalui Kredivo, dan saya melakukan pembayaran tersebut dengan Kredivo dengan perjanjian tenor 6 bulan. Setiap bulan, saya membayar sebesar Rp526.582. Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar tanpa ada kendala atau keterlambatan satu kali pun.
Saya melakukan pembayaran melalui aplikasi Bukalapak setiap bulannya. Setelah saya melakukan pembayaran yang keenam, masih ada sisa tagihan sebesar Rp5.359.
Saya bingung, kenapa masih ada sisa tagihan? Padahal setiap pembayaran setelah memasukkan nomor virtual, otomatis jumlahnya tertera sebesar Rp526.582. Jumlah sisa tersebut sangat kecil, sehingga tidak dapat dibayar melalui aplikasi dan harus pergi ke Indomaret.
Selang satu hari, saya memiliki dana untuk membayar, saya membayarnya dan menggabungkannya dengan tagihan pulsa saya, dengan total Rp57.520. Setelah saya melakukan pembayaran, ternyata tagihan drone tersebut masih muncul untuk yang ke-7 kali.
Saya bingung siapa yang harus membayar, Padahal perjanjian awal saya dengan pemilik dronedan Kredivo adalah selama 6 bulan. Jika tidak dibayar, nama baik saya pasti akan tercoreng di SLIK OJK (Otoritas Jasa Keuangan). Sedangkan pemilik drone mengklaim sudah lunas.
Jika saya harus membayar sendiri, saya merasa sangat merugi dan tidak tahu dari mana harus mendapatkan dana. Bahkan untuk membayar tagihan sejumlah tersebut saja sudah sulit, apalagi untuk kebutuhan sehari-hari dan keluarga.
Dari sini, saya merasa sangat kesulitan dan jika saya harus tetap membayar, saya merasa tidak mampu. Saya mohon kepada pihak Kredivo yang terhormat, untuk dapat memahami situasi ini dan memberikan keringanan kepada konsumen seperti saya.
Abdussatar
Tasikmalaya, Jawa Barat
Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More
Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More
Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More
Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More
Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More