Jakarta – Keberadaan Majelis Ulama Indonesia (MUI) selama masa pandemi COVID-19 sangat dibutuhkan umat Islam Indonesia. Bahkan fatwa MUI menjadi rujukan pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan untuk mengutamakan keselamatan rakyat.
Mengutip situs satgas penanganan Covid19, Minggu 25 Oktober 2020, Fatwa MUI banyak menjadi acuan, misalnya terkait ibadah shalat Jumat, shalat Idul Fitri, Idul Adha, pembayaran zakat yang dapat dipergunakan penanggulangan pandemi, tata cara beribadah bagi tenaga medis yang menggunakan baju hazmat dan pemulasaraan jenazah.
Terkait vaksin COVID-19, sebagaimana vaksin lainnya yang menjadi program nasional, MUI terlibat dari mulai perencanaan, pengadaan vaksin, pertimbangan kehalalan vaksin, hingga sosialisasi kepada masyarakat.
Untuk vaksin sendiri, Bio Farma dipercaya koalisi internasional CEPI (Coalition for Epidemic Preparedness Innovations) untuk produksi vaksin COVID-19 dengan kapasitas 100 juta dosis vaksin mulai kuarter IV/2021.
Kerja sama ini memungkinkan Bio Farma mengakses teknologi terkini pembuatan vaksin sehingga dapat memperkuat kemandirian vaksin secara nasional. Selain itu hal ini merupakan apresiasi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam usaha pengembangan vaksin di Indonesia. (*)
Poin Penting Total zakat BSI mencapai Rp1,07 triliun dalam periode 2021 hingga 2025 dengan tren… Read More
Poin Penting Bank Sinarmas meluncurkan Simas Share dengan konsep menabung sekaligus berdonasi dari bunga tabungan… Read More
Poin Penting Alfamart menghadirkan inovasi micro cinema pertama di gerai Gading Serpong bekerja sama dengan… Read More
Poin Penting BTN mendominasi pasar KPR subsidi dengan pangsa 72 persen hingga Maret 2026, jauh… Read More
Poin Penting Prabowo Subianto bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung untuk mempererat hubungan bilateral… Read More
Poin Penting Bank Mandiri menghadirkan fitur call center gratis di Livin’ by Mandiri yang bisa… Read More