Perbankan

Temukan Dugaan Penyelewengan Dana, Bukti Ketegasan Bank Sumut Perketat Pengawasan

Jakarta – Kuasa Hukum  PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Utara (Bank Sumut) Hasrul Benny Harahap menyatakan temuan internal terkait dugaan penyelewengan dana yang saat ini kerugiaannya masih diperhitungkan menjadi bukti bahwa manajemen Bank Sumut semakin tegas dalam pengamanan dan pengawasan keuangan, serta mendukung supremasi hukum.

Bank Sumut yang saat ini dipimpin oleh Babay Parid Wazdi menegaskan bahwa manajemen akan terus melaukan upaya pembersihan internal. Untuk itu, bila terdapat indikasi penyelewengan akan langsung ditindaklanjuti secara transparan serta dilaporkan kepada aparat penegak hukum (APH).

“Temuan dugaan penyelewengan dana yang terdeteksi berasal dari anggaran Public Relation, yang dilaporkan hilang oleh Bank Sumut, merupakan salah satu contoh bagaimana manajemen kami bekerja dengan ketat. Pengawasan berjalan intensif sehingga tersangka pelaku bisa langsung terdeteksi. Yang bersangkutan telah mengakui perbuatannya dan bersedia diproses secara hukum,” kata Hasrul dikutip 5 September 2024.

Baca juga: Bos Bank Sumut: Digitalisasi Jadi ‘Senjata’ BPD Lawan Bank Besar

Adapun kasus ini ditemukan oleh pihak Bank Sumut sendiri sebagai bagian dari komitmen untuk membersihkan bank dari segala bentuk dugaan korupsi. 

“Kami berkomitmen untuk memastikan semua pegawai menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan benar, terutama dalam hal pelayanan dan keuangan,” jelasnya.

Untuk itu, Bank Sumut telah melakukan mutasi jabatan terhadap beberapa pegawai yang terlibat, dan mengikutsertakan kantor pengacara untuk mengevaluasi unsur pidana yang ada dan menindaklanjutinya ke APH.

“Bank Sumut bertekad menyelesaikan kasus ini secara transparan dan tetap mengutamakan kepercayaan publik,” ujarnya.

Selain itu, langkah ini juga sebagai bentuk komitmen manajemen untuk menjaga integritas dan kredibilitas Bank Sumut sebagai bank milik masyarakat Sumatera Utara.

Baca juga: Soal Kasus Agunan Debitur, Bank Sumut Apresiasi DPRD dan Hormati Proses Hukum

Lebih lanjut, manajemen Bank Sumut berharap dapat terus menjaga kepercayaan masyarakat dan membuktikan bahwa upaya bersih-bersih di tubuh bank tersebut terus dilakukan demi menciptakan lingkungan kerja yang jujur dan akuntabel.

Sebelumnya, Bank Sumut mengungkapkan adanya dugaan penyelewengan dana senilai Rp6,3 miliar dari anggaran marketing communication (Marcom) yang dilaporkan hilang.

Direktur Utama Bank Sumut Babay Parid Wazdi membenarkan bahwa penyelewengan dana diduga melibatkan oknum pegawai. Pihaknya pun sudah melaporkan kasus ini kepada aparat hukum (APH).

Babay pun menegaskan bahwa kasus ini ditemukan oleh internal Bank Sumut. Dia juga berkomitmen untuk membersihkan nama bank dari dugaan korupsi. (*)

Editor: Galih Pratama

Irawati

Recent Posts

OJK Optimistis Kinerja Perbankan Tetap Solid di 2026

Poin Penting OJK memproyeksikan kinerja perbankan tetap solid pada 2026, ditopang pertumbuhan kredit, DPK, kualitas… Read More

4 mins ago

Kedudukan dan Otoritas Danantara Pascarevisi Keempat UU BUMN

Oleh Junaedy Gani DARI waktu ke waktu muncul aspirasi tentang keberadaan sebuah Sovereign Wealth Fund… Read More

23 mins ago

OTT Dugaan Suap Pajak di KPP Madya Jakut, KPK Sita Uang-Emas Senilai Rp6,38 M

Poin Penting KPK menyita Rp6,38 miliar dari OTT kasus dugaan suap pemeriksaan pajak di KPP… Read More

27 mins ago

IHSG Awal Pekan Ini Dibuka Hijau, Sempat Sentuh Level 9.000

Poin Penting IHSG menguat di awal perdagangan: Pada pembukaan 12 Januari 2026 pukul 09.04 WIB,… Read More

2 hours ago

IHSG Berpeluang Menguat, Analis Rekomendasikan Saham BBRI, ARCI hingga BUVA

Poin Penting IHSG berpeluang menguat untuk menguji level 9.030–9.077, namun investor diminta waspada potensi koreksi… Read More

3 hours ago

Rupiah Dibuka Melemah ke Level Rp16.847 per Dolar AS

Poin Penting Rupiah melemah di awal perdagangan Senin (12/1/2026) sebesar 0,17 persen ke level Rp16.847… Read More

3 hours ago