Jakarta – Bank Neo Commerce atau BNC yang juga memiliki call name NeoBank berhasil mencatat kenaikan basis pengguna yang sangat signifikan. Dengan lebih dari 13 juta user yang mendownload aplikasi NeoBank, BNC makin populer di pasar, terutama generasi Y dan Z. Menurut pantauan infobanknews, jumlah downloader NeoBank melalui playstore melampaui aplikasi bank-bank digital lain yang masih di bawah 5 juta.
“Pada 2020 kami menargetkan 2 juta user dan terealisasi 2,2 juta, dan sampai akhir tahun 2021 jumlah user sudah mencapai 13 juta,” ujar Tjandra Gunawan, Chief Executive Officer (CEO) BNC kepada infobanknews, di Jakarta seperti dikutip 9 Juni 2022.
BNC sebelumnya adalah Bank Yudha Bakti yang diakusisi oleh Akulaku pada Maret 2019. Sejak memposisikan diri menjadi bank digital dengan nama NeoBank, bank ini berhasil mendongkrak jumlah user yang mengakses produk dan layanan perbankan secara digital. Meski memiliki ekosistem dengan Akulaku, BNC berusaha membangun ekosistem yang lebih luas di pasar perbankan digital.
“Irisan dengan Akulaku hanya 15%, sisanya tumbuh secara organik karena market,” ucap Tjandra.
BNC juga masih menyediakan pelayanan secara tradisional melalui 12 kantor cabang untuk nasabah tertentu. Namun, kontribusi penghimpunan dana pihak ketiga sudah didominasi atau 75% berasal dari nasabah yang mengakses layanan secara digital. Di tengah jor-joran perbankan digital menawarkan suku bunga simpanan yang mahal, BNC berusaha mengelola struktur pendanaan agar memiliki cost of fund yang baik.
“Cost of fund kami hanya 5%-6%. Dua pertiga funding kami melalui digital. Kontribusi tradisional tinggal seperempat,” pungkas Tjandra. (*) KM
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More