Ilustrasi gedung perkantoran Telkomsel Indonesia. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – PT Telekomunikasi Seluler atau Telkomsel mengumumkan perubahan susunan pengurus yang telah disetujui melalui rapat direksi pada hari ini, 7 Januari 2026.
VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan rapat tersebut menyetujui Lionel Chng sebagai Direktur Marketing Telkomsel untuk menggantikan Derrick Heng.
“Keputusan itu diambil berdasarkan kesepakatan antara PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk (Telkom Indonesia) dan Singapore Telecom Mobile Pte. Ltd. (Singtel) selaku pemegang saham Telkomsel,” ucap Abdullah dalam keterangan resmi di Jakarta, 7 Januari 2026.
Baca juga: Kolaborasi Rey dan Telkomsel, Hadirkan Integrasi Paket Data dan Proteksi Kesehatan
Dengan pengumuman susunan pengurus baru, Telkomsel menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola dan kepemimpinan strategis dalam menjawab dinamika industri serta menjaga profitabilitas dan pertumbuhan berkelanjutan.
“Langkah ini sejalan dengan arah pemulihan sektor telekomunikasi pasca konsolidasi, di mana kompetisi bergeser ke pendekatan berbasis nilai, inovasi, dan pengalaman pelanggan,” imbuhnya.
Berikut susunan direksi Telkomsel saat ini berdasarkan rapat direksi pada Rabu, 7 Januari 2026:
Selain perubahan pengurus, Telkomsel juga akan terus mengakselerasi pertumbuhan dan kepemimpinannya di tengah industri dengan memperkuat core connectivity melalui investasi berkelanjutan di jaringan 4G/5G.
Baca juga: RUPSLB BTN Tetapkan Nixon Kembali Jadi Dirut, Didyk Choiroel Masuk Jajaran Komisaris
Kemudian, memperluas layanan konvergensi dan solusi digital untuk segmen consumer dan enterprise, serta mengoptimalkan kapabilitas berbasis teknologi dan AI untuk menciptakan pengalaman pelanggan yang lebih personal dan efisien.
“Dengan strategi ini, Telkomsel bertekad menciptakan ekosistem yang sehat, mendukung transformasi digital nasional, dan memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan stakeholder utama,” ujar Abdullah. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Realisasi belanja pemerintah pusat hingga akhir 2025 mencapai Rp2.602,3 triliun atau 96,3 persen… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia membidik pertumbuhan kredit di kisaran 9-10 persen, di atas pertumbuhan ekonomi.… Read More
Poin Penting Defisit APBN 2025 melebar mencapai Rp695,1 triliun atau 2,92 persen dari PDB, lebih… Read More
Poin Penting Maybank Marathon 2026 ditargetkan menciptakan dampak ekonomi hingga Rp300 miliar, naik dari kontribusi… Read More
Poin Penting IHSG tembus 9.000 mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap prospek perekonomian Indonesia dan kebijakan… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan pembiayaan mobil listrik tetap tumbuh impresif pada 2026, didorong tren elektrifikasi,… Read More