Jakarta – Telkomsel sebagai perusahaan penyedia jasa telekomunikasi selalu konsisten mengembangkan ekosistem digital nasional. Seperti yang dilakukan belum lama ini melalui program validasi dan inkubasi khusus startup digital pencipta perubahan, The NextDev 2021. Di Area Sumatera sendiri program ini sudah dimulai yang diawali dengan kegiatan the NextDev Tour.
Melalui program yang merupakan bagian dari inisiatif Corporate Social Responsibility (CSR) Telkomsel tersebut, Telkomsel berupaya untuk meningkatkan keberdayaan startup digital tahap awal (early stage) dengan meningkatkan kapabilitas dan kompetensi digital startup dalam menciptakan perubahan (#UnleashImpact).
Upaya tersebut dilakukan melalui serangkaian kegiatan The NextDev yang diawali dengan pencarian bakat di Talent Scouting, inkubasi dan mentoring di Academy, konferensi dan showcase di Summit, hingga tracking dan development.
General Manager DLS and Direct Sales Area Sumatera Aka Kandias Al Amin mengatakan sejak 2015, Telkomsel secara konsisten menggelar program The NextDev yang berfokus pada peningkatan potensi startup digital tahap awal dalam menghadirkan dampak sosial bagi masyarakat.
Melalui The NextDev, Telkomsel terus berupaya mengoptimalkan sumber daya dan ekosistem yang ada di perusahaan bagi pengembangan startup dengan memberikan edukasi seperti pendampingan mentor berkualitas dan memiliki keahlian, hingga membuka akses serta jejaring yang luas bagi pelaku startup.
“Di tahun ini, The NextDev memiliki skema program yang lebih komprehensif bagi pelaku startup Tanah Air, terutama dalam menjawab berbagai isu dan tantangan sosial di taraf nasional maupun internasional yang menjadi fokus dalam Sustainable Development Goals (SDGs) 2030,” ujarnya, seperti dikutip Jumat, 19 November 2021.
Di awal program the NextDev 2021 ini, Telkomsel menggelar the NextDev Talk on Tour khusus untuk para mahasiswa dan mahasiswi di wilayah Sumatera. Kegiatan the NextDev on Tour dengan panel discussion ini menghadirkan pembahasan seputar “Shaping the Future of Healthcare Through Digital Inovation” bersama CEO MOI Kristina Sembiring yang juga merupakan the NextDev Evengelist 2019 dan juga CCO SehatQ Andrew Sulistya.
The NextDev didesain agar dapat berperan sebagai enabler bagi pertumbuhan para startup digital pencipta perubahan berdampak di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.
Untuk memperkuat peran tersebut, The NextDev juga berupaya membina hubungan dan berkolaborasi dengan startup, investor, pemerintah, swasta, dan berbagai stakeholder lainnya di industri, yang akan semakin mendukung pertumbuhan para pelaku startup.
Guna semakin memperkuat dukungan, Telkomsel juga menghadirkan The NextDev Hub, yang merupakan platform penunjang bagi rangkaian program inti The NextDev. Database Hub mencakup ribuan startup The NextDev agar dapat mewadahi penjajakan kerjasama dan peluang bagi para startup dan stakeholder mereka.
“Sebagai bagian dari kontribusi sosial Telkomsel dalam membuka peluang bagi para smart-digitalpreneur dan masyarakat agar melesat dengan pemanfaatan teknologi digital, The NextDev akan senantiasa mendorong peran perusahaan dengan melancarkan perubahan berdampak (#UnleashImpact) dari para startup digital melalui dukungan ekosistem yang ada di Telkomsel,” jelas Aka.
Pendaftaran dan rangkaian program The NextDev 2021 #UnleashImpact dapat diakses melalui website www.thenextdev.id. Ikuti terus perjalanan The NextDev 2021 di platform sosial media @thenextdev. (*) Steven
Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More
PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More
Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More
UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More
Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More