Ilustrasi gedung perkantoran Telkomsel Indonesia. (Foto: Istimewa)
Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) resmi menunjuk Dian Siswarini sebagai Direktur Utama (Dirut) baru perseroan menggantikan Ririek Adriansyah.
RUPST Telkom ini digelar di Four Season Hotel, Jakarta, hari ini, Selasa, 27 Mei 2025.
Nama Dian Siswarini sendiri tak Asing di dunia telekomunikasi nasional. Ia sebelumnya menjabat Presiden Direktur & CEO PT XL Axiata Tbk, dan telah mengundurkan diri pada 3 Desember 2024.
Baca juga: Dian Siswarini Mundur dari Posisi Presiden Direktur XL Axiata, Ini Alasannya
Tidak hanya posisi direktur utama, RUPST Telkom juga menetapkan sejumlah nama penting di jajaran direksi lainnya dan menunjuk Angga Raka Prabowo (Wakil Menteri Komunikasi dan Digital RI) sebagai Komisaris Utama baru menggantikan Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro yang mengundurkan diri pada 10 April 2025.
Selain Angga Raka Prabowo, empat tokoh nasional lainnya juga ditunjuk sebagai komisaris, yakni Ossy Dermawan (Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertahanan Nasional RI), Silmy Karim (Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan) Rionald Silaban (Direktur Jenderal Kekayakaan Negara Kementerian Keuangan) dan Rizal Mallarangeng (politikus senior Partai Golkar).
Adapun susunan direksi lainnya adalah Muhammad Awaluddin sebagai Wakil Direktur Utama, Veranita Yosephine Sinaga sebagai Direktur Enterprise & Business Service (EBIS), dan Nanang Hendarno sebagai Direktur Network & IT Solution.
Baca juga: Bambang Brodjonegoro Mundur dari Kursi Komisaris Utama Telkom Indonesia, Ini Alasannya
Selanjutnya adalah Seno Somaji sebagai Direktur Strategic Business Development & Portfolio, Henry Christiadi sebagai Direktur Human Capital Management, Honesti Basyir sebagai Direktur Wholesale & International Service, Arthur Angelo sebagai Direktur Keuangan & Manajemen, dan Faizal Rohmadi Djoemadi sebagai Direktur IT Digital.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More
Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More
Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More
Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More