Ilustrasi gedung perkantoran Telkomsel Indonesia. (Foto: Istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Executive General Manager Digital Product PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), Komang Budi Aryasa, menegaskan komitmen perusahaan dalam mengembangkan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI).
Komitmen tersebut dituangkan dalam peta jalan (roadmap) pengembangan Sovereign AI yang telah disusun mulai tahun ini hingga 2028. Strategi ini diarahkan untuk membangun model dan infrastruktur AI secara mandiri di dalam negeri.
Telkom menargetkan terwujudnya sovereign AI Indonesia melalui pengembangan model dan infrastruktur sendiri. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi ketergantungan pada platform global sekaligus menjaga keamanan data nasional.
Baca juga: Telkom Resmi Lepas Bisnis dan Aset Fiber Rp90 Triliun ke InfraNexia
Komang menjelaskan, isu perpindahan data lintas negara menjadi perhatian utama di tengah meningkatnya tensi teknologi global. Karena itu, Telkom mendorong agar data pelanggan dan perusahaan dapat tersimpan di pusat data domestik.
“Kita khawatir kalau kita tidak membangun Sovereign AI sendiri, data kita akan kemana-mana,” ujar Komang dalam Sharing Media dikutip, Selasa, 3 Maret 2026.
Untuk mendukung dan mewujudkan strategi tersebut, Telkom telah berdiskusi dengan Danantara Indonesia dan bersiap menjalin kolaborasi ke depan.
Pada tahap awal roadmap, Telkom memprioritaskan pemanfaatan AI untuk kebutuhan internal perusahaan. Tujuannya meningkatkan efisiensi proses bisnis serta produktivitas karyawan sebelum ekspansi ke pasar eksternal.
“Sekarang kita adalah prioritasnya bagaimana membangun AI ini untuk internal agar internal kita, bisnis prosesnya lebih efisien, pegawainya lebih produktif dalam menjalankan tugas-tugasnya,” imbuhnya.
Baca juga: Bos Telkom Buka-bukaan Soal Peluang IPO InfraNexia
Memasuki 2027, Telkom akan mengembangkan model AI berbasis vertikal industri yang mencakup sektor kesehatan, pendidikan, ritel, hingga manufaktur. Setiap sektor dinilai membutuhkan pendekatan model berbeda karena karakter data dan proses bisnis yang tidak seragam.
Untuk itu, Telkom akan membangun large language model (LLM) yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing sektor. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK menegaskan kebijakan pemrosesan data lintas batas dalam perjanjian dagang RI–AS harus tetap… Read More
Poin Penting Puncak arus balik Lebaran 2026 diprediksi terjadi pada 24, 28, dan 29 Maret,… Read More
Poin Penting PLN siagakan SPKLU untuk mudik Lebaran 2026: Infrastruktur pengisian kendaraan listrik diperkuat, termasuk… Read More
Oleh Mahendra Siregar, Pemerhati Geopolitik SAAT ini perang Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran memasuki minggu… Read More
Poin Penting Prabowo Subianto menyebut pemulihan pascabencana di Aceh Tamiang hampir 100 persen, dengan warga… Read More
Poin Penting Pelaku menggunakan perangkat ilegal untuk meniru menara BTS, sehingga bisa mengirim SMS phishing… Read More