Penghentian perjanjian pertukaran saham bersyarat dilakukan Telkom atas dasar permintaan Dewan Komisaris. Dwitya Putra
Jakarta–PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) secara resmi telah mengumumkan penghentian perjanjian pertukaran saham bersyarat (share swap) dengan PT Tower Bersama Infrstructure Tbk (TBIG).
Hal ini diumumkan pihak manajemen dalam surat penjelasan kepada pihak Bursa Efek Indonesia (BEI) terkait transaksi tersebut, hari ini, Senin, 14 September 2015.
Dalam laporan keuangan semester pertama 2015, disebutkan bahwa penghentian dilakukan perseroan atas dasar permintaan Dewan Komisaris dan hingga saat ini, proses penghentian perjanjian tukar saham bersyarat tersebut masih berjalan.
Sebelumnya diketahui, rencana tukar guling saham tersebut terbagi menjadi dua tahap. Rencananya, pada tahap pertama saham mitratel milik Telkom yang sebanyak 49% akan ditukar dengan 290 juta lembar saham baru Tower Bersama Infrastructure.
Kemudian, tahap dua Telkom akan menukarkan 51% sisa kepemilikan Telkom di Mitratel dengan jangka waktu dua tahun dengan tambahan 472, 5 juta saham baru TBIG.
Selain kepemilikan saham di TBIG, Telkom akan menerima tambahan pembayaran sampai maksimum sebesar Rp1,739 triliun apabila Mitratel dapat mencapai target tertentu yang telah disetujui. (*)
Suasana saat penantanganan kerja sama Bank Mandiri dengan PT Delta Mitra Sejahtera dengan membangun 1.012… Read More
Jakarta - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menyebut kinerja pasar modal Indonesia masih akan mengalami… Read More
Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyesuaikan jadwal operasional kantor cabang sepanjang periode… Read More
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (19/12) kembali ditutup merah ke… Read More
Jakarta - Senior Ekonom INDEF Tauhid Ahmad menilai, perlambatan ekonomi dua negara adidaya, yakni Amerika… Read More
Jakarta – KB Bank menjalin kemitraan dengan PT Tripatra Engineers and Constructors (Tripatra) melalui program… Read More