News Update

Telin dan Digital Realty Kolaborasi Dorong Interkoneksi Pusat Data

Jakarta – PT Telekomunikasi Indonesia International (Telin), anak perusahaan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk yang bergerak di bidang telekomunikasi internasional, menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Digital Realty Bersama, perusahaan penyedia infrastruktur digital di Indonesia.

MoU ini membahas soal peningkatan interkoneksi pusat data dan mendukung ekosistem digital nasional yang berkembang pesat.

Menurut Azmal Yahya, Chief of Product Telin, kemitraan ini merupakan tonggak penting bagi Telin. Pihak Telin terus berupaya memberikan solusi interkoneksi yang lebih komprehensif dan andal bagi pelanggan.

“Dengan dukungan platform canggih Digital Realty Bersama, kami yakin kolaborasi ini akan mempercepat pertumbuhan digital bagi perusahaan baik di Indonesia maupun di luar negeri,” ujar Azmal dalam keterangan resmi, dikutip pada Selasa, 2 September 2025.

Baca juga: Telkom Cetak Laba Bersih Rp11 T di Kuartal II-2025, Berikut Mesin Penggeraknya

Sementara, Andha Yudha Permana, Direktur Bisnis dan Komersial Digital Realty Bersama, berharap kolaborasi ini mampu membuka peluang bisnis baru, serta membawa perusahaan Indonesia bisa bersaing secara global.

“Bersama-sama, kami akan menawarkan akses tanpa batas kepada pelanggan kami ke pasar global dengan kecepatan dan keandalan tinggi, memperkuat peran Indonesia sebagai pusat digital penting yang terhubung ke dunia,” tegasnya.

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Digital

Kedua perusahaan berkomitmen untuk memberikan layanan inovatif, memperluas kemampuan interkoneksi, dan memperkuat posisi Indonesia dalam ekonomi digital, yang saat ini tengah berkembang.

Baca juga: Pusat Data Microsoft Hadirkan Peluang Ekonomi Rp41 Triliun

Pada April 2025, Center of Economic and Law Studies (CELIOS) sendiri memproyeksi pasar ekonomi digital dalam negeri akan tumbuh pesat di tahun ini. Sebagai contoh, proyeksi transaksi ojek daringakan tumbuh menjadi Rp12,66 triliun di akhir 2025.

Sementara, transaksi e-commerce akan meningkat jadi Rp471 triliun di periode yang sama. CELIOS juga memproyeksi, transaksi travel secara daring akan mencapai Rp12,37 triliun di penghujung tahun. Dan, pembayaran digital seperti QRIS akan menyentuh angka Rp2.908,59 triliun. (*) Mohammad Adrianto Sukarso

Galih Pratama

Recent Posts

Petinggi OJK Mundur Beruntun, Ekonom Desak Konsolidasi Cepat Demi Jaga Stabilitas

Poin Penting Ekonom desak konsolidasi cepat OJK menyusul pengunduran diri beruntun petinggi agar roda organisasi… Read More

13 hours ago

Timing Mundur Petinggi OJK Dinilai Tepat untuk Redam Gejolak Pasar

Poin Penting Mahendra Siregar (Ketua), Mirza Adityaswara (Wakil Ketua), dan dua pejabat OJK lainnya mengundurkan… Read More

13 hours ago

Jejak Karier Mirza Adityaswara, Wakil Ketua DK OJK yang Mundur di Tengah Gejolak IHSG

Poin Penting Mirza Adityaswara mengundurkan diri dari jabatan Wakil Ketua DK OJK tak lama setelah… Read More

14 hours ago

Empat Petinggi OJK Mundur, CELIOS Waspadai Guncangan Ekonomi RI

Poin Penting Empat petinggi OJK mengundurkan diri dalam waktu berdekatan, memicu kekhawatiran terhadap stabilitas dan… Read More

15 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Jiwa Unit Link

Generali Indonesia luncurkan GEN Prime Link, produk asuransi jiwa unit link atau PAYDI yang memiliki… Read More

15 hours ago

Ketua, Wakil Ketua, dan Satu Komisioner OJK Mundur, Siapa Menyusul?

Poin Penting Wakil Ketua DK OJK Mirza Adityaswara resmi mengundurkan diri pada Jumat, 30 Januari… Read More

16 hours ago