Ekonomi Digital

Teleperformance Buka Kantor Baru di Jakarta dan Luncurkan Persona AI, Ini Kelebihannya

Jakarta – Teleperformance (TP), perusahan global layanan digital bisnis, memperkenalkan Persona Al, sebuah teknologi copilot berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk meningkatkan kualitas layanan pelanggan melalui otomatisasi cerdas dan dukungan waktu nyata.

“Dengan mengintegrasikan AI ke dalam operasi kami, TP menetapkan standar baru dalam penyediaan layanan pelanggan kelas dunia,” ujar Michael Wullur, CEO TP Indonesia, dikutip Jumat, 23 Mei 2025. 

Ia menambahkan, kehadiran Persona AI membantu agen perusahaan bekerja lebih cerdas dan merespons lebih cepat, serta memastikan setiap interaksi pelanggan berlangsung efisien, tepat, dan bermakna.

Sementara itu, Ketua Umum Kolaborasi Riset dan Inovasi Industri Kecerdasan Artifisial (KORIKA), Hammam Riza mengungkapkan, TP Indonesia menjadi kontributor dalam ekosistem AI nasional dengan meluncurkan produk Persona AI. Ia berharap TP dapat bergabung sebagai anggota korporasi dalam ekosistem AI KORIKA.

“KORIKA sebagai amanah dari Stranas AI, merupakan multi-helix orkestrator terdiri dari pemerintah, industri/bisnis, akademik, komunitas dan media,” ujarnya.

Baca juga: PII: Reindustrialisasi Jadi Kunci Capai Indonesia Emas 2045

Lebih lanjut, adopsi AI oleh bisnis sejalan dengan perkembangan secara global, yaitu sekitar 70 persen. Diketahui, pasar AI Indonesia mencapai USD 380 juta pada tahun 2024 dan tumbuh pesat dengan CAGR sekitar 25 persen, diproyeksikan menyentuh USD995 juta pada 2027.

Namun, meskipun 42 persen perusahaan besar telah memulai proyek percontohan AI, hanya 17 persen usaha kecil dan menengah (UKM) yang mulai mengimplementasikannya. Belum ada kejelasan mengenai alokasi anggaran pemerintah untuk inisiatif transformasi digital sebagaimana diarahkan dalam Strategi AI Nasional 2020-2045. Kondisi ini menjadi tantangan bagi percepatan adopsi AI di tanah air.

Peresmian Kantor Baru di Jakarta

Sejalan dengan peluncuran Persona Al, Teleperformance juga meresmikan kantor baru di Jakarta dan meluncurkan Customer Experience (CX) Lab Indonesia. 

Hadirnya kantor baru ini menegaskan komitmen TP terhadap Indonesia sebagai pasar strategis untuk inovasi, layanan multibahasa, dan transformasi digital. 

“Dengan lebih dari 6.000 karyawan di seluruh Indonesia, TP terus berkembang sebagai pusat layanan nearshore dan offshore bagi klien global,” akunya.

Baca juga : Belanja Pemerintah Pusat Capai Rp546,8 Triliun di April 2025, Baru 20,2 Persen dari Target

Saat ini, menurutnya, bukan hanya agen layanan pelanggan TP yang dibantu oleh copilot AI, tetapi juga seluruh staf pendukung. Teknologi ini menggabungkan efisiensi AI dengan empati manusia untuk menghadirkan pengalaman layanan yang lebih cepat, akurat, dan efisien. 

Solusi ini dikembangkan secara internal dan disesuaikan khusus untuk kebutuhan pasar Indonesia, mencakup fitur seperti ringkasan otomatis pesan, identifikasi maksud pelanggan, dan pembuatan respons cerdas. (*)

Editor: Yulian Saputra

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Gebyar Ramadan Keuangan (GERAK) Syariah 2026 menghimpun dana sebesar Rp 6,83 triliun

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat pelaksanaan Gebyar Ramadan Keuangan Syariah (GERAK Syariah) 2026 berhasil menghimpun… Read More

5 hours ago

Catat! Ini Jadwal Pembagian Dividen WOM Finance

Poin Penting WOM Finance menetapkan pembagian dividen tunai maksimal 30 persen dari laba bersih 2025,… Read More

10 hours ago

Free Float 15 Persen Mulai Berlaku, Banyak Emiten yang Terancam Delisting?

Poin Penting BEI dan Kustodian Sentral Efek Indonesia resmi mengumumkan saham dengan konsentrasi kepemilikan tinggi… Read More

10 hours ago

DPR Minta Bank Sumut Tingkatkan Penyaluran Kredit UMKM

Poin Penting DPR menyoroti perlunya kebijakan kredit yang lebih berpihak pada masyarakat, terutama pelaku UMKM… Read More

12 hours ago

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

22 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

23 hours ago