News Update

Tekanan Jual Tinggi, IHSG Dibuka Turun

Jakarta–Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka turun 10,99 poin atau 0,23% ke level 4.812,58 pada perdagangan Senin, 18 April 2016.

Mengutip riset Samuel Sekuritas Indonesia, penurunan ini sejalan dengan kondisi bursa global akhir pekan kemarin yang secara umum melemah seiring antisipasi terhadap hasil pertemuan produsen minyak di Doha pada 17 April dan data consumer sentiment serta industrial production AS yang tercatat di bawah ekspektasi.

Berita terakhir menyebutkan bahwa Iran mendadak tidak jadi mengikuti pertemuan di Doha sehingga kesepakatan antara produsen minyak akan gagal tercapai.

IHSG sendiri pada perdagangan akhir pekan kemarin hanya naik tipis 0,2% ke posisi 4.823,6. Investor dihimbau waspadai tekanan jual pada hari ini seiring besarnya sentimen negatif dari luar. (*) Dwitya Putra

 

Editor: Paulus Yoga

Paulus Yoga

Recent Posts

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

25 mins ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

2 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

2 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

2 hours ago

Dana THR 2026 Siap Dicairkan, Purbaya: Tinggal Tunggu Pengumuman Presiden

Poin Penting Pemerintah memastikan dana THR 2026 sebesar Rp55 triliun telah siap dan tinggal menunggu… Read More

3 hours ago

IHSG Ditutup Anjlok 1,37 Persen ke Level 8.280

Poin Penting IHSG ditutup anjlok 1,37 persen ke 8.280,83 pada 24 Februari 2026, didorong koreksi… Read More

3 hours ago