News Update

Tekan Sarjana Nganggur, Bina Startup Kampus

Jakarta–Angka pengangguran lulusan universitas dinilai masih cukup tinggi. Sehingga perlu didorong potensi wirausaha di kalangan mahasiswa. Sehingga, ketika lulus, mahasiswa sudah memiliki modal untuk berwirausaha.

Melihat hal ini, Direktur CEDeS (Centre for Economic and Democracy Studies) Indonesia, Zaenul Ula mengatakan perlunya sinergi yang tidak hanya dilakukan masyarakat, dan komputer, tetapi juga pemerintah.

“Harus ada sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan kampus untuk mendorong pertumbuhan startup-starup baru di kampus,” ujar Zaenul pada acara “Mentoring Wirausaha Muda Kampus 2017” di Kampus II UIN Ciputat, Tangerang Selatan, 22-23 Februari 2017.

Menurut Zaenul, saat ini angka pengangguran lulusan perguruan tinggi relatif besar. Tahun 2015, dari total 7,56 juta pengangguran, sebanyak 12% atau sekitar 900 ribu merupakan lulusan perguruan tinggi.

“Data BPS (Badan Pusat Statistik) menyebut, angka pengangguran pada periode Agustus 2014 sampai Agustus 2015 meningkat cukup besar, yaitu 320 ribu jiwa,” ungkap Zaenul.

Menurut dia, hal ini terjadi bukan karena kebijakan pemerintah dalam meningkatkan relevansi antara job seeker versus job creator gagal.

Namun, problem dunia pendidikan yang dinamis, di atas ledakan demografi penduduk, membuat kebijakan pemerintah tersebut kurang berdampak.

Untuk itu, CEDeS bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar mentoring di kampus-kampus untuk menggali potensi wirausaha muda di kalangan mahasiwa. Mentoring di Kampus UIN Ciputat merupakan mentoring kelima yang telah dilakukan.

Pada even tersebut, beberapa pengusaha muda dihadirkan sebagai mentor, antara lain Achmad Zaky, founder Bukalapak.com; M. Asmui Kammuri, CEO Javapuccino Group; Andreas Senjaya, CEO i-Grow, dan tim motivator bisnis dari CEDeS Indonesia.

Pada acara yang dibuka oleh Asisten Deputi Kewirausahaan Kemenpora, Ponidjan Puspodiharjo, hadir sebagai peserta mentoring adalah para mahasiswa perwakilan dari 14 kampus negeri dan swasta se-Jabodetabek. (*) Darto W

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

1 hour ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

6 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

7 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

7 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

7 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

7 hours ago