Perbankan

Tekan Kredit Macet, Bank Raya Lelang Aset Bermasalah

Jakarta – Dalam rangka menekan rasio kredit macet dan juga untuk mempercepat pemulihan aset, PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) akan melaksanakan lelang eksekusi hak tanggungan terhadap jaminan milik Aksa Mahmud, pendiri Bosowa Group.

Sekretaris Perusahaan Bank Raya, Ajeng Putri Hapsari, menjelaskan bahwa aset yang akan dilelang tersebut berupa tanah dan bangunan yang berlokasi di Makassar, Sulawesi Selatan dengan limit Rp42,95 miliar.

“Eksekusi lelang merupakan salah satu langkah Bank Raya terhadap agunan milik debitur macet,” ucap Ajeng dalam keterangan resmi dikutip, 9 Juni 2023.

Dirinya menjelaskan bahwa, jika lelang atas penjualan aset tersebut berjalan sukses dan tingkat pemulihan semakin tinggi, nantinya juga akan semakin mendorong peningkatan laba perusahaan pada tahun ini.

Secara rinci, aset yang dilelang tersebut, diantaranya satu bangunan dengan luas tanah 276 meter persegi dan luas bangunan 806 meter persegi, dengan nilai limit lelang yang ditetapkan Rp15,16 miliar dan jaminan penawaran lelang Rp3,03 miliar.

Kemudian, untuk dua bidang tanah lainnya, masing-masing memiliki nilai limit lelang Rp21,13 miliar dengan jaminan penawaran lelang Rp4,22 miliar dan nilai limit lelang Rp6,65 miliar dengan jaminan penawaran lelang sebesar Rp1,33 miliar.

Adapun, per 31 Maret 2023 rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) Bank Raya terus membengkak yang terlihat dari NPL Gross sebesar 4,1% dari 1,4% tahun sebelumnya dan juga NPL Nett menjadi 0,76% dari 0,21% periode sebelumnya.

Selain itu, di tiga bulan pertama tahun 2023 Bank Raya juga berhasil mencatatkan kredit sebanyak Rp6,86 triliun dan sebanyak Rp7,76 triliun di sepanjang tahun 2022. (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Bank Mandiri Siapkan Rp44 Triliun Uang Tunai untuk Kebutuhan Ramadan-Lebaran 2026

Poin Penting Bank Mandiri menyiapkan Rp44 triliun uang tunai untuk ATM/CRM selama 24 Februari-25 Maret… Read More

12 mins ago

AdaKami Berkontribusi hingga Rp10,96 Triliun ke PDB Nasional

Poin Penting Riset LPEM FEB UI: kontribusi AdaKami ke PDB 2024 Rp6,95–Rp10,96 triliun, berdampak ke… Read More

59 mins ago

Maybank Indonesia Bukukan Laba Bersih Rp1,66 Triliun pada 2025, Naik 48,5 Persen

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk membukukan laba bersih Rp1,66 triliun pada 2025, naik… Read More

1 hour ago

Viral Penusukan Nasabah oleh Debt Collector, OJK Panggil MTF

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memanggil manajemen PT Mandiri Tunas Finance (MTF) untuk klarifikasi… Read More

2 hours ago

Akselerasi Alih Teknologi di KEK Batang, Ratusan Pekerja Lokal Dikirim Belajar ke China

Poin Penting Tenant PT Ace Medical Products Indonesia di KEK Industropolis Batang mengirim 156 pekerja… Read More

3 hours ago

Komisi III DPR Dorong Class Action usai Kekerasan Debt Collector Berulang

Poin Penting Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mengusulkan gugatan class action menyusul kembali terjadinya… Read More

4 hours ago