News Update

TCASH Kantongi Izin BI Untuk Kembangan Aplikasi Wallet

Jakarta – TCASH memperkenalkan pengembangan aplikasi TCASH Wallet terbaru, yaitu electronic-Know Your Customer (e-KYC), yang dilengkapi dengan teknologi video call untuk validasi tatap muka, bayar beli apapun di ponsel, dan Snap QR Code.

Selain menjadi perusahaan fintech pertama yang mengantongin izin resmi dari Bank Indonesia untuk pengembangan dan penggunaan fitur Snap QR, serta fitur e-KYC untuk melakukan upgrade akun menjadi full service dengan video call. Fitur e-KYC akan dapat digunakan di aplikasi TCASH Wallet mulai 1 April 2018.

“Aplikasi TCASH Wallet ini diharapkan dapat turut mendukung perkembangan bisnis TCASH, yang kini telah menjangkau lebih dari 20 juta pelanggan di 34 provinsi di Indonesia serta memproses rata-rata lebih dari 10 juta transaksi bulanan,” kata CEO TCASH, Danu Wicaksana, di Jakarta, Selasa, 27 Maret 2018.

Fitur Snap QR Code TCASH sendiri dapat digunakan di sekitar 5.000 merchant outlets, seperti Es Teller 77, Halal Guys, Kopi Tuku, dan sebagainya. Ke depannya, TCASH akan melengkapi layanan ini sehingga dapat menjadi one stop service untuk semua jenis pembayaran tagihan dan pembelian non-tunai di ponsel.

Danu mengatakan, bahwa alikasi TCASH Wallet merupakan salah satu user interface utama bagi layanan-layanan yang banyak digunakan oleh pelanggan.

Pengembangan aplikasi terbaru tersebut bertujuan untuk memberikan pengalaman transaksi non-tunai yang lebih nyaman dalam rangka meningkatkan kepuasan pelanggan.

“Kami pun sangat senang dapat menjadi perusahaan fintech pertama yang mendapatkan izin resmi dari Bank Indonesia untuk pengembangan dan penggunaan fitur Snap QR dan e-KYC dalam aplikasi,” ujarnya.

Aplikasi ini dilengkapi dengan beberapa fitur terbaru. Pertama adalah electronic-Know Your Customer (e-KYC) bagi pelanggan yang ingin melakukan upgrade akun TCASH mereka ke full service, agar dapat menikmati seluruh layanan secara menyeluruh termasuk dengan mudah berbagi dana (P2P), menerima, dan menarik tunai dana. Pelanggan cukup mengisi biodata, mengunggah foto KTP, dan melakukan video call dengan agen TCASH melalui aplikasi di ponsel.

Kedua, bayar dan beli apapun melalui ponsel. Dengan fitur ini, pelanggan dapat melakukan pembayaran tagihan (TV, internet, BPJS, PLN, PDAM, kartu Halo); pembelian voucher game online; serta pembelian pulsa dan data Telkomsel.

Ke depannya, TCASH juga akan melengkapi layanan ini sehingga dapat menjadi one stop service untuk semua jenis pembayaran tagihan dan pembelian non-tunai di ponsel.

“Fitur ketiga adalah Snap QR Code untuk semakin memudahkan transaksi non-tunai. Ke depannya, TCASH berkomitmen untuk memperluas penggunaan Scan QR Code ini di merchant lokal lainnya. Snap QR Code juga akan dapat segera digunakan untuk pembelian tiket transportasi, seperti Bus Rapid Trans (BRT) Semarang, serta beberapa moda transportasi lain yang saat ini sedang dalam proses pengembangan,” tutupnya. (Ayu)

Dwitya Putra

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

4 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

4 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

4 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

5 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

8 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

11 hours ago