Categories: News UpdatePerbankan

Tawarkan KPR/KPA Do The Best, BTN Gandeng Dua Developer

Jakarta – Upaya PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk mengejar target realisasi kredit properti non subsidi terus digencarkan. Berbagai sinergi baik dengan pengembang swasta maupun sesama BUMN pun kian digencarkan. Kali ini, Bank BTN kembali menggandeng dua property developer PT Kalindo Land dan PT Dwigunautama Rintistama menawarkan Kredit Pemilikan Rumah dan Apartemen (KPR/KPA) bertajuk ‘Do The Best’.

Sebelumnya, bank fokus di sektor properti tersebut menawarkan program untuk yang sama pembiayaan KPR/KP pada 12 proyek besutan Duta Putra Land Group. Kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) oleh Elizabeth Novi, Direktur Collection & Asset Management Bank BTN dan  Sentot Sudaryono Direktur Marketing PT Kalindo Land yang juga mewakili PT Dwigunatama Rintistama, di Menara Bank BTN, Harmoni, Jakarta Selatan, Selasa (4/11).

Turut hadir dalam acara tersebut, Executive Vice President Nonsubsidized Mortgage & Consumer Lending Division (NSLD) Bank BTN Suryanti Agustinar serta para general manager kedua developer tersebut.  Suryanti berharap, kolaborasi Program KPR/KPA Do The Best mampu menambah potensi penjualan kredit properti non subsidi hingga lebih dari Rp250 miliar hingga Januari 2020.

“Kerjasama ini akan menguntungkan kedua belah pihak. Selain jumlah realisasi kredit Bank BTN bertambah, penjualan unit-unit properti besutan PT Kalindo Land dan PT Dwigunatama Rintistama juga dipastikan dapat terkerek naik. Kolaborasi kami kedepan akan terus ditingkatkan guna memacu gairah pasar property secara nasional,” ujar Suryanti dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa, 5 November 2019.

Dia menjelaskan bahwa Program Do The Best berlaku bagi pengajuan KPR/KPA untuk enam proyek hunian yang dikembangkan kedua developer tersebut hingga 31 Januari 2020. Adapun keenam dimaksud adalah Bekasi Timur Regency, Permata Tangerang, Permata Nusa Indah, Grand Nusa Indah, Villa Bogor Indah, dan Harvest City.

“Selain suku bunga ringan mulai dari 5,99% fixed 1 tahun dan DP (down payment/uang muka) sebesar 5%, KPR/KPA Do The Best juga menawarkan berbagai kemudahan akad kredit bagi konsumen, diantaranya bebas biaya provisi, bebas biaya administrasi, bebas biaya appraisal, bebas biaya pengendapan dana (KPR Gaesss) dan biaya proses/prarealisasi dapat masuk ke dalam flafon kredit,” paparnya.

Berbagai kemudahan itu, kata dia, sengaja ditawarkan guna mengerek minat masyarakat segera melakukan KPR/KPA bagi unit-unit properti yang diidam-idamkan. Selama ini banyak dinatara mereka yang ingin segera mewujudkan mimpi punya properti idaman namun kemampuan pendanaan terutama untuk membayar DP masih terbatas. “Program KPR/KPA Do The Best inilah solusinya,” pungkas Yanti, sapaan akrabnya. (*)
  

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Mirae Asset Sebut Tekanan Eksternal Masih Bayangi IHSG dan Rupiah

Poin Penting Sentimen risk-off masih dominan, terlihat dari IHSG yang sempat turun di bawah 7.000… Read More

13 mins ago

Cadangan Devisa Indonesia Menyusut jadi USD148,2 Miliar, Ini Penjelasan BI

Poin Penting Cadangan devisa RI turun menjadi USD148,2 miliar per Maret 2026 dari USD151,9 miliar… Read More

29 mins ago

Nasib Gaji ke-13 ASN 2026 Belum Pasti, Menkeu Purbaya: Masih Dipelajari

Poin Penting: Pemerintah masih mengkaji apakah gaji ke-13 ASN akan terkena efisiensi anggaran. Keputusan final… Read More

40 mins ago

Bank Mandiri Salurkan Kredit Infrastuktur Capai Rp491,63 Triliun hingga Februari 2026

Poin Penting Kredit infrastruktur Bank Mandiri mencapai Rp491,63 triliun hingga Februari 2026, tumbuh 30,8% secara… Read More

53 mins ago

Pemerintah Target Restrukturisasi BUMN Rampung 2026, Ini Strateginya

Poin Penting Restrukturisasi BUMN ditargetkan rampung 2026, dengan fokus pada perbaikan fundamental agar lebih sehat,… Read More

1 hour ago

IHSG Sesi I Ditutup Lanjut Menguat 3,39 Persen ke Level 7.207

Poin Penting IHSG menguat signifikan 3,39% ke level 7.207 pada sesi I, didorong sentimen positif… Read More

2 hours ago