Jakarta – PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) pada hari ini, (27/2) telah meluncurkan layanan perbankan digital dengan menawarkan suku bunga yang kompetitif dengan suku bunga tabungan 6 persen dan suku bunga deposito 8,75 persen per tahun.
Suku bunga dan deposito Krom Bank tersebut melebihi batasan suku bunga yang dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang sebesar 4,25 persen untuk bank umum.
Presiden Direktur Krom Bank Indonesia, Anton Hermawan, mengatakan dengan penerapan suku bunga yang lebih tinggi tersebut, perusahaan akan menjaga kinerja perbankan dari sisi profitabilitas yang sehat melalui strategi penyaluran dana yang tepat.
Baca juga: Krom Bank Indonesia Luncurkan Digital Banking, Ini Keunggulannya
“Jadi kami tahu bahwa untuk memberikan interest rate sedemikian tinggi kami harus mengembangkan bisnis dan juga mencari bisnis yang tepat untuk bank kami dan sampai sekarang kita masih bisa melakukan hal itu,” ucap Anton dalam Konferensi Pers Krom Bank di Jakarta, 27 Februari 2024.
Head Marketing Krom Bank Indonesia, Felicia Thenardy menambahkan terkait dengan suku bunga yang tinggi tersebut, Krom Bank telah melakukan transparansi informasi kepada para nasabahnya, bahwa suku bunga yang dijamin LPS hanya sebesar 4,25 persen.
“Jadi kalo ada pertanyaan dari nasabah, kami akan jawab dengan transparan dan kami pun selalu melakukan edukasi melalui salah satunya sosmed kami,” ujar Felicia dalam kesempatan yang sama.
Baca juga: Berbalik Untung, Bank Digital BCA blu Bukukan Laba Bersih Rp46,04 Miliar
Tidak hanya itu, Krom Bank juga memberikan edukasi, serta informasi kepada para nasabah terkait dengan tips-tips investasi, cara mengelola keuangan, hingga profil risikonya.
“Kami akan berikan edukasi dan juga informasi mengenai apa bedanya investasi, bagaimana cara mereka kelola keuangan, apa saja risiko profil keuangan dan sebagiannya, sehingga mereka bisa mengerti ketika mereka berinvestasi dengan krom ataupun ketika mereka menabung di Krom,” imbuhnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting OJK dan Pemerintah Inggris Raya membentuk Kelompok Kerja Pembiayaan Iklimuntuk mempercepat pembiayaan iklim… Read More
Poin Penting: Pikap India Mahindra Scorpio telah diserahkan ke Kopdes Merah Putih di Surabaya dengan… Read More
Poin Penting Investor syariah melakukan 30,6 miliar saham dengan frekuensi 2,7 juta kali pada 2025.… Read More
Poin Penting OJK menyetujui merger empat BPR di Priangan Timur menjadi PT BPR Nusamba Tanjungsari… Read More
Poin Penting BCA tetap memimpin laba bersih – PT Bank Central Asia (BCA) mencatat laba… Read More
Poin Penting OJK dan Kemenkeu berkoordinasi menurunkan bunga kredit melalui penempatan dana pemerintah dan pengendalian… Read More