Tarif Trump Hingga Penurunan Suku Bunga BI Masih jadi Sentimen Positif IHSG, Ini Buktinya

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan sesi I hari ini, 18 Juli 2025, kembali ditutup menguat ke level 7.379,26 dari posisi 7.287,02 atau menguat 1,27 persen.

Berdasarkan hal itu, Phintraco Sekuritas menyebut, secara teknikal, IHSG berada pada area oversold berdasarkan dari Stochastic RSI dan terdapat penyempitan positif slope pada MACD. 

Sehingga, diperkirakan IHSG masih berpotensi bergerak dalam rentang level 7.300-7.400 pada perdagangan Sesi II Jumat, 18 Juli 2025.

Tentunya pergerakan IHSG tersebut masih dipengaruhi oleh sentimen positif dari euforia diturunkannya tarif resiprokal untuk Indonesia dari 32 persen menjadi 19 persen, hingga penurunan suku bunga acuan BI Rate menjadi 5,25 persen.

Baca juga: IHSG Berpeluang Menguat, Cek Rekomendasi Saham GOTO, TLKM, dan HRTA

Selain itu, likuiditas juga mulai meningkat di pasar, terlihat dari value transaksi yang di atas nilai rata-rata harian, 4 dari 11 sektor juga membukukan kenaikan, dengan saham sektor teknologi mencatatkan kenaikan terbesar. 

Adapun dengan tercapainya kesepakatan dagang awal dengan Amerika Serikat (AS), sehingga adanya penurunan tarif untuk Indonesia, diharapkan dapat meningkatkan daya saing ekspor Indonesia, karena tarif Indonesia menjadi yang terendah kedua di kawasan ASEAN, setelah Singapura.

Baca juga: Tarif AS 19 Persen Tak Selalu Negatif, Ini Pandangan Indonesia Re

Selain itu, tercapainya kesepakatan untuk menyelesaikan perundingan Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) yang telah berlangsung selama lebih dari satu dekade, diharapkan juga berpotensi meningkatkan ekspor Indonesia ke Eropa. 

Adapun penurunan BI Rate diharapkan dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi, di tengah indikasi melemahnya daya beli masyarakat akhir-akhir ini. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

OJK: Penerapan Universal Banking Bakal Jadi Game Changer Industri Keuangan

Poin Penting OJK dorong universal banking sebagai strategi memperdalam pasar keuangan dan memperluas peran bank… Read More

5 hours ago

OJK Denda Influencer BVN Rp5,35 Miliar Gegara Goreng Saham

Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan sanksi administratif kepada seorang pegiat media sosial pasar… Read More

7 hours ago

AAUI Ungkap Penyebab Premi Asuransi Umum Hanya Tumbuh 4,8 Persen di 2025

Poin Penting Asosiasi Asuransi Umum Indonesia mencatat premi asuransi umum 2025 hanya naik 4,8% menjadi… Read More

21 hours ago

Total Klaim Asuransi Umum Naik 4,1 Persen Jadi Rp48,96 Miliar di 2025

Poin Penting Klaim dibayar asuransi umum 2025 naik 4,1 persen menjadi Rp48,96 miliar; lonjakan tertinggi… Read More

22 hours ago

Indonesia Diminta jadi Wakil Komandan Misi Gaza, Ini Pernyataan Prabowo

Poin Penting Presiden Prabowo Subianto menegaskan dukungan Indonesia terhadap perdamaian berkelanjutan di Palestina dengan solusi… Read More

23 hours ago

IHSG Ditutup di Zona Merah, Top Losers: Saham DGWG, SGRO, dan HMSP

Poin Penting IHSG ditutup turun 0,03 persen ke 8.271,76. Sebanyak 381 saham terkoreksi, 267 menguat,… Read More

1 day ago