News Update

Target BEI Kejar 35 IPO Hampir Tercapai

Jakarta – Jumlah emiten di Bursa Efek Indonesia (BEI) akan kembali bertambah dengan dicatatkannya saham tiga perusahaan, yakni PT Mahkota Group Tbk (MGRO), PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) dan PT NFC Indonesia Tbk (NFCX).

Berdasarkan informasi yang dipublikasi BEI, Rabu, 11 Juli 2018 dengan masuknya ketiga perusahaan tersebut, maka total emiten yang tercatat di sepanjang tahun ini sudah mencapai 30.

Jumlah ini cukup besar, mengingat masih ada beberapa bulan lagi buat pihak BEI mengejar target IPO tahun ini. Seperti diketahui, target BEI tahun ini bisa menjaring 35 perusahaan, untuk mencatatkan sahamnya dipasar modal.

Baca juga: Bursa Terus Dorong Perusahaan Tambang Untuk IPO

Pihak BEI sendiri tetap optimis bisa merangkul minimal 35 perusahaan untuk menjadi emiten di pasar modal.

“Kami target 35 itu target minimal, mudah-mudahan dengan rencana strategis, maka bisa lebih banyak lagi, karena di pipeline masih ada 20. Mudah-mudahan target 35 bisa tercapai,” kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI,‎ I Gede Nyoman Yetna Setia beberapa hari lalu.

Nyoman menyebutkan, bahwa kondisi pasar yang sedang bergejolak tidak akan memicu perusahaan enggan mencatatkan sahamnya di papan bursa. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

12 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

12 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

13 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

14 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

14 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

15 hours ago