Ilustration: Banking building.
Oleh Paul Sutaryono
SETELAH bertahan selama sembilan bulan sejak 19 Januari 2023, akhirnya, pada 19 Oktober 2023 Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga acuan (BI-7 Day Reverse Repo Rate/BI7DRR) 25 basis points (bps) dari 5,75% menjadi 6%. Kenaikan itu sebagai indikator bahwa telah terjadi kenaikan ketidakstabilan ekonomi global yang akan berlanjut pada 2024. Bagaimana tantangan perbankan pada 2024?
Mari kita tengok dulu kinerja bank umum. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), kredit bank tumbuh 10,38% secara tahunan (year on year/yoy) dari Rp6.424 triliun per Desember 2022 menjadi Rp7.090 triliun per Desember 2023. Pertumbuhan kredit itu berada di rentang target pertumbuhan kredit menurut OJK 10%-12% pada 2023.
Poin Penting Allianz mencatat klaim asuransi di Bali mencapai Rp22 miliar sepanjang 2025, didominasi kerusakan… Read More
Poin Penting Harga beras naik di seluruh tingkat pada Januari 2026, baik di penggilingan, grosir,… Read More
Poin Penting Inflasi Januari 2026 tercatat 3,55 persen (yoy), tertinggi sejak Mei 2023, naik tajam… Read More
Poin Penting Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan investor tidak perlu panik menyikapi peringatan MSCI… Read More
Poin Penting Tiga provinsi terdampak bencana hidrometeorologi—Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat—mengalami deflasi pada Januari… Read More
Poin Penting Rumah Siti Nurbaya Bakar digeledah Kejaksaan Agung terkait penyidikan dugaan korupsi tata kelola… Read More