Ekonomi dan Bisnis

Tantangan Pembangunan Infrastruktur di Indonesia

Beberapa tahun terakhir ini pemerintah Indonesia menetapkan kerangka kerja kelembagaan yang kuat untuk mendukung rencana infrastrukturnya. Selama setahun terakhir pemerintah telah mengumumkan 13 paket kebijakan ekonomi (paket deregulasi) yang berfokus pada deregulasi investasi dan insentif pajak. Pemerintah mengharapkan agar seluruh paket deregulasi ini dapat meningkatkan daya saing Indonesia dan membantu menarik investasi dengan menyederhanakan birokrasi dan memberikan kepastian hukum dan bisnis.

Pemerintah juga mengharapkan dampak program deregulasi akan lebih signifikan dalam tahun-tahun mendatang karena pemerintah berencana untuk mempercepat penerapan paket deregulasi di tingkat kerja.

“Infrastruktur terus menjadi prioritas utama bagi pemerintahan Presiden Joko Widodo. Namun, hambatan-hambatan historis masih harus ditangani, dan perlu dipertimbangkan oleh investor yang mempertimbangkan untuk memasuki pasar Indonesia,” ujar Julian Smith di Jakarta, Selasa, 11 Oktober 2016.

Adapun hambatan-hambatan yang selama ini dihadapi dalam pembangunan infrastruktur antara lain:

1. Perencanaan infrastruktur yang belum sepenuhnya transparan.
2. Kerangka kerja hukum/peraturan untuk proyek terkadang tidak ada kepastian.
3. Sistem peradilan yang tidak dapat diandalkan untuk menegakkan kontrak secara objektif dan tidak memihak, proses pengadaan semakin baik namun tidak selalu jelas dan transparan.
4. Kebijakan dan strategi pemerintah seringkali tidak jelas atau dapat berubah sewaktu-waktu, lembaga publik tidak terkoordinasi dan memiliki tujuan yang berbenturan satu sama lain.
5. Banyak pejabat publik yang takut menghadapi risiko dan tidak memiliki insentif untuk mendapatkan investasi.
6. Lembaga publik tidak memiliki anggaran untuk mempersiapkan proyek berkualitas dengan konsultan internasional.
7. Terdapat beban yang berat dari segi peraturan yang dipikul oleh baik perusahaan baru maupun yang telah mapan dengan adanya kewajiban untuk memiliki sejumlah besar izin untuk beroperasi atau membangun proyek.

“Kami meyakini bahwa kemajuan yang riil telah terjadi pada aspek-aspek berikut ini selama setahun terakhir. Namun masih terdapat beberapa faktor kunci kesuksesan program infrastruktur,” ucapnya. (Selanjtnya : Kunci sukses pembangunan infrastruktur…)

Page: 1 2 3

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Adu Laba BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI di 2025, Siapa Paling Cuan?

Poin Penting BCA tetap memimpin laba bersih – PT Bank Central Asia (BCA) mencatat laba… Read More

2 hours ago

OJK-Kemenkeu Kompak Tekan Bunga Kredit, Targetkan Lebih Rendah dari 8 Persen

Poin Penting OJK dan Kemenkeu berkoordinasi menurunkan bunga kredit melalui penempatan dana pemerintah dan pengendalian… Read More

2 hours ago

Perkuat Tata Kelola dan Etika Digital, BSI Raih ISO Global 27701:2019

Poin Penting BSI meraih sertifikasi internasional ISO 27701:2019 sebagai bukti komitmen memperkuat perlindungan data pribadi… Read More

3 hours ago

Bank Mandiri Proyeksikan BI Rate Dipangkas 2 Kali pada 2026

Poin Penting Bank Mandiri memproyeksikan BI Rate hanya dipangkas maksimal dua kali pada 2026 dengan… Read More

3 hours ago

Prudential Indonesia Luncurkan PRUMapan

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) meluncurkan PRUMapan, produkasuransi jiwa tradisional dengan Manfaat Dana Mapan… Read More

3 hours ago

Cara Lapor Pajak di Coretax untuk SPT 2025, Ini Panduan Lengkapnya

Poin Penting Cara lapor pajak di Coretax lebih praktis dengan fitur prepopulated, tetapi tetap membutuhkan… Read More

3 hours ago