Keuangan

Tantangan Global Masih Ada, Ini Langkah Mitigasi OJK

Jakarta – Melihat transmisi global yang masih akan tetap terjadi, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mewaspadai,  dan menyiapkan kebijakan dan langkah mitigasi yang diperlukan, meski kondisi perekonomian dan sektor keuangan domestik masih terjaga.

Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Mirza Adityaswara mengatakan transmisi diperkirakan dapat melalui penurunan kinerja eksternal akibat harga komoditas yang menurun dan permintaan barang ekspor Indonesia. Serta melalui peningkatan tekanan di pasar keuangan akibat penurunan likuiditas global maupun potensi penularan (contagion effect) apabila terjadi krisis keuangan atau nilai tukar di negara kawasan.

“Untuk itu, OJK mengambil langkah-langkah proaktif dan memastikan terjaganya stabilitas sektor jasa keuangan, antara lain melalui pemantauan dan memastikan ketersediaan likuiditas baik untuk mengantisipasi potensi risiko maupun dalam kaitannya dengan pelaksanaan fungsi intermediasi Lembaga Jasa Keuangan,” ucap Mirza dalam Konferensi Pers RDK di Jakarta, 3 Oktober 2022.

Kemudian, OJK melalui Lembaga Jasa Keuangan juga akan terus mencermati risiko pasar, termasuk eksposur dalam surat-surat berharga dan valuta asing di tengah tren penguatan USD serta peningkatan volatilitas di pasar keuangan global.

Selain itu, Lembaga Jasa Keuangan juga akan mencermati perkembangan risiko kredit di sektor-sektor ekonomi yang memiliki konsumsi energi yang tinggi di tengah kenaikan harga energi dan yang kinerjanya berhubungan erat dengan siklus harga komoditas.

“OJK akan mempertahankan beberapa kebijakan yang telah dikeluarkan untuk mengelola volatilitas dan menghadapi tantangan yang terjadi di Pasar Modal domestik dalam beberapa waktu ke depan,” imbuhnya.

Kebijakan-kebijakan tersebut antara lain asymmetric auto-rejection, pelarangan transaksi short selling, pelaksanaan trading halt untuk penurunan IHSG sebesar 5%, dan seiring masih tingginya volatilitas pasar dan potensi meningkatnya tekanan ke depan. (*) Khoirifa

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Membaca Data Sritex: Antara Fakta Keuangan dan Narasi Kriminalisasi Bankir BPD

Oleh Tim Infobanknews/The Asian Post SIDANG kredit macet PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex,… Read More

1 hour ago

Satgas PKH Segel Tambang Nikel Ilegal PT Mineral Trobos

Poin Penting Satgas PKH menyegel area operasional PT Mineral Trobos di Maluku Utara karena dugaan… Read More

5 hours ago

Konsisten Tambah Modal, Amar Bank Siap Naik Kelas ke KBMI 2

Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More

5 hours ago

Strategi Investasi AXA Mandiri Hadapi Volatilitas Pasar

Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More

6 hours ago

BTN Bidik Bisnis Wealth Management Tumbuh 15 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More

15 hours ago

KISI Sekuritas Siap Bawa 7-8 Perusahaan IPO 2026, Ada yang Beraset Rp3 Triliun

Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More

15 hours ago