Market Update

Tancap Gas! IHSG Cetak ATH Baru ke Level 9.133

Poin Penting

  • IHSG cetak ATH baru dengan ditutup menguat 0,64 persen ke level 9.133,87 pada perdagangan 19 Januari 2026, didukung transaksi Rp35,91 triliun
  • Mayoritas indeks dan sektor menguat, dipimpin sektor siklikal (+2,45 persen), sementara sektor transportasi, kesehatan, teknologi, dan keuangan melemah
  • VICI, BWPT, dan PANI jadi top gainers, sedangkan APLN, HILL, dan UNVR masuk top losers; saham teraktif diperdagangkan BUMI, BKSL, dan BWPT.

Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini, 19 Januari 2026 kembali ditutup melonjak ke posisi 9.133,87 atau menguat 0,64 persen dari posisi 9.075,40. Posisi itu menjadi level tertinggi atau All Time High (ATH) terbaru.

Berdasarkan statistik RTI Business, tercatat sebanyak 318 saham terkoreksi, 377 saham menguat, dan 110 saham tetap tidak berubah. Sebanyak 85,34 miliar saham diperdagangkan dengan 3,93 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi Rp35,91 triliun.

Lebih lanjut, seluruh indeks dalam negeri juga ditutup hijau. Ini terlihat dari IDX30 yang naik 0,59 persen menjadi 455,14. Selanjutnya, ada JII meningkat 1,53 persen menjadi 621,93, LQ45 menguat 0,41 persen ke 893,12, dan Sri-Kehati naik 1,19 persen menjadi 397,19.

Baca juga: Prajogo Pangestu Borong Saham BREN, Segini Nilainya

Kemudian, mayoritas sektor turut terpantau naik dengan sektor siklikal menguat 2,45 persen. Kemudian, sektor energi meningkat 0,96 persen, sektor infrastruktur naik 0,90 persen, sektor non-siklikal menguat 0,72 persen, sektor industrial meningkat 0,29 persen, dan sektor properti naik 0,22 persen.

Sedangkan sektor lainnya bergerak melemah. Ini tecermin dari sektor transportasi yang merosot 1,23 persen, sektor kesehatan -0,86 persen, sektor teknologi -0,28 persen, sektor keuangan -0,17 persen, dan sektor bahan baku turun 0,15 persen.

Baca juga: BEI Sebut Ada 1 Perusahaan Konglomerasi Siap IPO

Saham Top Gainers dan Top Losers

Sederet saham top gainers di antaranya adalah PT Victoria Care Indonesia Tbk (VICI), PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT), dan PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI).

Sedangkan saham top losers adalah PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Hillcon Tbk (HILL), dan PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR).

Adapun, tiga saham teratas yang paling sering diperdagangkan, yaitu PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Sentul City Tbk (BKSL), dan PT Eagle High Plantations Tbk (BWPT). (*)

Editor: Galih Pratama

Khoirifa Argisa Putri

Recent Posts

PLN Catat Pertumbuhan SPKLU Sepanjang 44 Persen di 2025

Poin Penting PLN mencatat pertumbuhan SPKLU 44 persen sepanjang 2025, dengan total 4.655 unit yang… Read More

1 hour ago

Bank Mandiri Perkuat Ekosistem PMI dan Diaspora Lewat Mandiri Sahabatku 2026

Poin Penting Bank Mandiri mengakselerasi ekonomi kerakyatan PMI & diaspora melalui Mandiri Sahabatku 2026 yang… Read More

2 hours ago

Prabowo Sebut Kampung Haji di Makkah jadi Kehormatan bagi Indonesia

Poin Penting Prabowo menegaskan pembangunan Kampung Haji di Makkah merupakan kehormatan besar bagi Indonesia, karena… Read More

3 hours ago

BEI Ungkap 5 Saham Penyebab IHSG Turun Tajam Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 4,73 persen sepanjang periode 2-6 Februari 2026 dan ditutup di level… Read More

6 hours ago

Genjot Pertumbuhan Bisnis, Indospring (INDS) Perluas Ekspor ke Timur Tengah

Poin Penting Indospring membidik kawasan tersebut karena karakteristik pasar, khususnya dominasi truk Jepang, dinilai serupa… Read More

7 hours ago

BSN Fokus Dorong Ekosistem Perumahan Syariah, Developer Jadi Mitra Kunci Pertumbuhan

Poin Penting BSN menggelar Developer Gathering 2026 di empat kota sebagai langkah strategis menjadikan developer… Read More

8 hours ago