Jakarta–PT Bank Ina Perdana Tbk (Bank Ina) akan segera naik kelas. Rencana penambahan modal akan berpotensi membuat Bank Ina naik ke Buku II.
Terkait hal tersebut, hari ini, Bank Ina melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2016. Dalam rapat tersebut disepakati untuk penambahan modal melalui Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Presiden Direktur PT Bank Ina Perdana, Edy Kutardjo mengatakan, bahwa kesepakatan dalam RUPSLB tersebut akan memberi kesempatan Bank Ina naik ke Buku II. Dimana saat ini modal inti Bank Ina baru mencapai sebesar Rp400 miliar.
”Dengan penggalangan dana melalui rights issue kami akan mendapat dana Rp703 miliar sehingga modal inti kami menjadi Rp1,1 Triliun,” ujar Edy Kuntardjo di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 4 November 2016. (Selanjutnya : Bank Ina akan melepas 2,9 miliar saham baru)
Page: 1 2
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More
Poin Penting INFOBANK15 menguat 0,80 persen ke 1.025,73, meski Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen ke level 8.271,76, dengan kapitalisasi… Read More
Poin Penting Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 0,72 persen sepekan ke level 8.271,76, mencerminkan… Read More
Poin Penting Komisi V DPR RI mendorong diskon tiket pesawat Lebaran 2026 dinaikkan menjadi 20… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mendistribusikan 75 persen laba atau Rp826 miliar dari total keuntungan… Read More