Jakarta–PT Bank Ina Perdana Tbk (Bank Ina) akan segera naik kelas. Rencana penambahan modal akan berpotensi membuat Bank Ina naik ke Buku II.
Terkait hal tersebut, hari ini, Bank Ina melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2016. Dalam rapat tersebut disepakati untuk penambahan modal melalui Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Presiden Direktur PT Bank Ina Perdana, Edy Kutardjo mengatakan, bahwa kesepakatan dalam RUPSLB tersebut akan memberi kesempatan Bank Ina naik ke Buku II. Dimana saat ini modal inti Bank Ina baru mencapai sebesar Rp400 miliar.
”Dengan penggalangan dana melalui rights issue kami akan mendapat dana Rp703 miliar sehingga modal inti kami menjadi Rp1,1 Triliun,” ujar Edy Kuntardjo di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 4 November 2016. (Selanjutnya : Bank Ina akan melepas 2,9 miliar saham baru)
Page: 1 2
Oleh Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa minggu… Read More
Poin Penting IHSG turun 3,05% pada penutupan perdagangan 13 Maret 2026 ke level 7.137,21, diikuti… Read More
Poin Penting Banyak orang Indonesia gagal menabung karena pola keuangan yang keliru: penghasilan naik, pengeluaran… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% pada periode 9-13 Maret 2026 ke level 7.137,21, sementara kapitalisasi… Read More
Poin Penting IHSG melemah 5,91% selama pekan 9–13 Maret 2026 dan ditutup di level 7.137,21.… Read More
Poin Penting LPS mulai membayar klaim simpanan nasabah BPR Koperindo sebesar Rp14,19 miliar pada tahap… Read More