Jakarta–PT Bank Ina Perdana Tbk (Bank Ina) akan segera naik kelas. Rencana penambahan modal akan berpotensi membuat Bank Ina naik ke Buku II.
Terkait hal tersebut, hari ini, Bank Ina melaksanakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) 2016. Dalam rapat tersebut disepakati untuk penambahan modal melalui Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue.
Presiden Direktur PT Bank Ina Perdana, Edy Kutardjo mengatakan, bahwa kesepakatan dalam RUPSLB tersebut akan memberi kesempatan Bank Ina naik ke Buku II. Dimana saat ini modal inti Bank Ina baru mencapai sebesar Rp400 miliar.
”Dengan penggalangan dana melalui rights issue kami akan mendapat dana Rp703 miliar sehingga modal inti kami menjadi Rp1,1 Triliun,” ujar Edy Kuntardjo di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat, 4 November 2016. (Selanjutnya : Bank Ina akan melepas 2,9 miliar saham baru)
Page: 1 2
Poin Penting Sekitar 19 juta pekerja miskin belum terjangkau jaminan sosial ketenagakerjaan. DPR dorong percepatan… Read More
Poin Penting Penyaluran KUR Syariah PT Bank Syariah Indonesia Tbk mencapai Rp1,65 triliun hingga Februari… Read More
Poin Penting Volume transaksi PayLater Kredivo naik 27% YoY, nilai transaksi meningkat 26% selama Ramadan… Read More
Poin Penting: Pemerintah menjaga tarif pesawat agar tetap seimbang antara daya beli masyarakat dan keberlanjutan… Read More
Poin Penting OJK mencabut izin usaha 6 BPR sepanjang kuartal I 2026. Langkah ini dilakukan… Read More
Poin Penting: Kemendagri menjamin keberlanjutan PPPK dengan memastikan anggaran dan belanja pegawai tetap terkendali. Alokasi… Read More