Perbankan

Tambah Modal, Bank Victoria Siap Terbitkan 5 Miliar Lembar Saham Baru

Jakarta – PT Bank Victoria International Tbk (Bank Victoria) menyetujui Penambahan Modal melalui skema penerbitan saham baru atau Right Issue sebanyak 5 miliar lembar saham dengan nominal Rp100 per Saham yang diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB)

Bank Victoria juga akan menerbitkan menerbitkan waran seri VII maksimal 4,56 miliar lembar dengan nilai nominal Rp100. Setiap satu waran seri tersebut memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli satu saham baru perseroan pada harga tertentu, setelah 6 bulan sejak waran diterbitkan.

Sebelumnya, pada tanggal 26 September 2022, Bank Victoria dan PT Victoria Investama Tbk (VICO) telah melakukan penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli Saham sehubungan dengan rencana pengalihan atas PT Bank Victoria Syariah (BVIS) milik Bank Victoria kepada VICO. Penyelesaian rencana restrukturisasi organisasi ini, akan dilakukan segera setelah memperoleh persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan.

Kemudian, pada pada tanggal 14 Oktober 2022 Bank Victoria telah menerima Dana Setoran Modal sebesar Rp 200 miliar dimana hal ini sejalan dengan tahapan pemenuhan modal inti Bank. Modal Inti Bank Victoria akan melampaui Rp3 triliun sesuai ketentuan POJK No.12/POJK.03/2020 tentang Konsolidasi Bank Umum.

Selain itu, dalam RUPSLB juga menyetujui untuk memberhentikan dengan hormat Bapak Oliver Simorangkir dari jabatannya sebagai Komisaris Utama terhitung sejak ditutupnya Rapat ini.

Dengan demikian berikut jajaran Dewan Direksi dan Dewan Komisaris Bank Victoria sesuai dengan kesepakatan RUPSLB Bank Victoria:

Dewan Direksi

  1. Direktur Utama : Achmad Friscantono
  2. Wakil Direktur Utama : Rusli
  3. Direktur : Lembing
  4. Direktur : Debora Wahjutirto Tanoyo
  5. Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko: Tamunan

Dewan Komisaris

  1. Komisaris Utama Independen : Zaenal Abidin
  2. Komisaris Independen : Gunawan Tenggarahardja
  3. Komisaris : Sia Leng Ho*

(*) Irawati

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Teknologi Terpadu Tekan Risiko Gangguan Operasional IT

Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More

3 hours ago

Pemerintah Stop Subsidi Motor Listrik di 2026, Adira Finance: Penurunan Kredit Signifikan

Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More

4 hours ago

Asuransi Kesehatan Kian Menguat, OJK Catat 21 Juta Polis

Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More

4 hours ago

OJK Soroti Indikasi Proyek Fiktif di Fintech Lending, Minta Penguatan Tata Kelola

Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More

4 hours ago

Risiko Banjir Meningkat, MPMInsurance Perkuat Proteksi Aset

Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More

4 hours ago

OJK Targetkan Aset Asuransi Tumbuh hingga 7 Persen di 2026

Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More

5 hours ago