Jakarta – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (Mandiri) menyepakati perubahan susunan direksi dengan menambah Direktur Komersial Banking.
Berdasarkan hasil RUPSTLB Senin 7 Januari 2019, terdapat nama baru yang masuk dalam jajaran direksi yakni Direktur Komersial Banking Riduan. Keputusan tersebut nampaknya masih jauh dari prediksi Infobank yang sebelumnya memperkirakan Rohan Hafas yang akan masuk ke jajaran direksi.
Riduan sendiri sebelumnya telah menjabat sebagai SEVP Middle Corporate Mandiri pada tahun 2017. Sementara pada Juni 2018 Riduan juga pernah menjadi Komisaris Mandiri Sekuritas.
Tak hanya itu, Karir Riduan juga pernah menjabat sebagai Regional CEO II/ Sumatera 2 Bank Mandiri pada tahun 2016-2017. Dirinya juga pernah menjabat sebagai Direktur Keuangan dan Investasi BPJS Kesehatan pada tahun 2013 hingga 2016.
Adapun jajaran Direksi perusahaan diantaranya sebagai berikut:
Direktur Utama : Kartika Wirjoatmodjo
Wakil Direktur Utama : Sulaiman Arif Arianto
Direktur Komersial Banking :Riduan
Direktur Keuangan : Panji Irawan
Direktur Korporasi : Royke Tumilaar
Direktur Treasury : Darmawan Junaidi
Direktur IT : Rico Usthavia Franz
Direktur Resiko : Ahmad Siddik
Direktur Bisnis dan Jaringan : Hery Gunardi
Direktur Kelembagaan : Alexandra Askandar
Direktur Kepatuhan : Agus Dwi Handaya
Direktur Ritel : Donsuwan Simatupang
Dewan Komisaris Mandiri:
Komisaris Utama: Hartadi Agus Sarwono
Wakil Komisaris Utama: Imam Apriyanto Putro
Komisaris: Askolani
Komisaris Independen: Bangun Kusmulyono.
Komisaris Independen: Goei Siauw Hong,
Komisaris Independen: Makmur Keliat.
Komisaris: Ardan Adiperdana
Komisaris: R.Widyo Pramono. (*)
Poin Penting Pemkab Serang resmi memindahkan RKUD ke Bank Banten, ditandai penandatanganan PKS pada 9… Read More
Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan KUR Rp2,72 triliun hingga Maret 2026, didominasi KUR kecil (75%)… Read More
Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More
Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More
Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More