[Best_Wordpress_Gallery id=”204″ gal_title=”Talkshow Dampak Pelonggaran LTV Bagi Bisnis Pembiayaan Properti”]
Direktur Utama Bank BTN Maryono (kanan), Pengamat Perbankan & Properti Paul Sutaryono (kiri), Ketua DPP Asosiasi Pengembang Rumah Sedehana Indonesia (Apersi), Edi Ganefo (kedua kanan) dan Center Of Banking Crisis Deni Damri memberikan paparannya saat menjadi pembicara pada talkshow dan buka puasa bersama media di Jakarta, Rabu 8 Juni 2016. Talkshow bertema “Dampak Pelonggaran LTV Bagi Bisnis Pembiayaan Properti” tersebut membahas kebijakan Bank Indonesia yang akan melakukan relaksasi LTV (Loan To Value). LTV sangat bermanfaat dalam mngintervensi harga properti, LTV pada akhirnya berhasil menahan spekulasi dalam bisnis properti.(Budi Urtadi)
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting OJK terapkan kebijakan HSC untuk mengidentifikasi konsentrasi kepemilikan saham yang tinggi pada kelompok… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More