Lifestyle

Tak Hanya dari Suami, Berikut Kerajaan Bisnis Sandra Dewi

Jakarta – Nama Sandra Dewi turut terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi izin usaha pertambangan PT Timah Tbk yang menyeret suaminya, Harvey Moeis.

Harvey Moeis merupakan satu dari 16 tersangka kasus dugaan korupsi perusahaan tersebut yang ditaksir merugikan uang negara sekitar Rp271,06 triliun.

Terlepas dari dugaan korupsi yang menjerat sang suami, Sandra Dewi adalah sosok dikenal sebagai the real princess oleh penggemarnya karena kecantikan, kekayaaan dan memiliki suami pengusaha tampan Harvey Moeis. 

Baca juga : Korupsi Timah Rugikan Negara Lebih dari Rp271 T?

Apalagi, Sandra juga memiliki kerajaan bisnis yang menjadi pundi-pundi kekayaan. Apa saja ?

  1. Kuliner

Bisnis makanan ringan sehat dengan merek More chips sukses dijalankan Sandra. Keripik tanpa kandungan MSG ini terbuat dari ubi dan singkong, sehingga cocok buat mereka yang suka diet dan tetap menjaga bentuk tubuh.

Selain itu, ada juga bisnis kue kekinian, yakni Queen Roll Palembang. Hingga saat ini sudah banyak outlet yang tersebar di  kota Palembang dan Bangka.

2. Fesyen

Bisnis fesyen tak ketinggalan digarap oleh Sandra Dewi. Tercatat, ada sejumlah lini fesyen yang diluncurkan seperti merek clothing line yaitu SDW by Sandra. Koleksi Sandra ini beragam mulai dari yang kasual hingga girly.

Baca juga : Begini Cara Sandra Dewi Kelola Keuangan, Yuk Intip!

Selain itu, Sandra juga menggandeng brand tas lokal untuk menjual produk lini tasnya Rounn x Sandra Dewi.

Terbaru, Sandra Dewi tengah menjalankam bisnis perhiasan emas. Di mana, seluruh perhiasan Sandra Dewi Gold mempunyai kadar yang lebih tinggi dari produk lain di pasaran dengan kadar 75,5 persen.

3. Kecantikan

Di balik paras cantik yang dimilikinya, rupanya Sandra Dewi memiliki bisnis kosmetik sendiri. Dia pun memilih bisnis lipstik yang bernama brand Saint By Sandra. Lipstik tersebut dijual sangat terjangkau yakni mulai Rp100 ribuan.

4. Properti

Terakhir, Sandra Dewi memilih bisnis properti sebagai sumber penghasilannya. Hebatnya, dirinya menjabat sebagai komisaris dan direktur di dua perusahaan properti berbeda sejak 2014 silam. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

Nasib Rupiah setelah Libur Lebaran di Tengah Perang dan Fiskal yang Bak di Tepi Jurang

Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group LIBUR Lebaran tahun ini mungkin terasa… Read More

4 hours ago

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

12 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

14 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

15 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

15 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

17 hours ago