Selain itu anggota Komisi XI DPR Fraksi PAN, Achmad Hafidz Thohir, menyatakan pemindahan ibu kota tak menjadi urgensi saat ini, sehingga wacana mengkajinya pun tak perlu dilakukan saat ini.” ungkap Hafidz.
“Kalau kita bandingkan dengan persoalan yang dihadapi rakyat saat ini, itu jauh lebih penting untuk mengentaskan kemiskinan. Kita kan tahu hari ini rakyat tidak berhasil beras miskin,” tuturnya.
Baca juga: Bappenas Sisihkan Rp7 Miliar Kaji Pemindahan Ibu Kota
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro pun sebelumnya telah menjelaskan akan menggunakan dana Rp7 miliar tersebut untuk menkaji dan membahas pemindahan ibu kota dari Jakarta ke salah satu kota di Pulau Kalimantan.
Meski anggaran tersebut tidak direstui oleh DPR, dirinya meyakinkan bahwa kajian akan terus dilakukan. “Tetap kajian dilakukan. Enggak ada masalah, namanya juga kajian. Kan kajian sudah berjalan,” ungkap Bambang setelah menghadiri sidang. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG ditutup menguat 2,52 persen ke level 8.122,59 pada perdagangan 3 Februari 2026.… Read More
Jakarta - Jalan terjal yang dilalui bank-bank KBMI 2 belakangan ini kelihatannya terasa makin berat.… Read More
Poin Penting Platform emas digital JWR runtuh dan membekukan dana investor hingga puluhan triliun rupiah… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya optimistis ekonomi RI tumbuh 6 persen pada 2026, didukung ruang fiskal… Read More
Poin Penting Perputaran tambang emas ilegal melonjak hingga Rp992 triliun, menunjukkan praktik ilegal semakin masif… Read More
Poin penting Mantan Menteri Kehakiman China Tang Yijun divonis penjara seumur hidup atas kasus suap… Read More