Jakarta — PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terlibat aktif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang dikampanyekan pemerintah. Berbagai program diikuti oleh bank yang berdiri sejak tahun 1895 ini.
BRI mendukung keberadaan program Kartu Tani, di mana perseroan sudah menyalurkan 3.067.334 kartu di wilayah Provinsi Jawa Tengah, Banten, DIY, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Kabupaten Tasikmalaya serta 5 kabupaten di daerah NTB. Dari sisi kios pupuk lengkap (KPL) yang sudah diakuisisi mencapai 5.603 titik. Kartu Tani sejatinya dihadirkan pemerintah untuk memudahkan distribusi pupuk subsidi kepada para petani.
Bank pencetak laba terbesar di Indonesia ini juga terlibat aktif dalam Program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp1,8 triliun yang telah disalurkankepada 3,72 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Selain itu, perseroan juga telah menyalurkan Rp7,9 triliun kepada 3,81 juta KPM yang termasuk dalam Program Keluarga Harapan (PKH).
Last but not least, BRI juga turut mendukung penguatan perekonomian di pedesaan dengan mendirikan Balai Ekonomi Desa (Balkondes), yang dimanfaatkan sebagai tempat gathering, pengajian, outbond, arena perlombaan dari beberapa instansi atau kelompok masyarakat.
Lewat semua dukungan yang dihadirkan melalui berbagai program tersebut, perseroan optimistis bisa membantu peningkatan kapasitas UMKM dan masyarakat di Indonesia. (*)
Poin Penting BNI mengingatkan lonjakan transaksi Ramadan dan pencairan THR meningkatkan risiko kejahatan siber, khususnya… Read More
Poin Penting IHSG dibuka naik 0,52 persen ke 8.323,99 saat pembukaan, didominasi 282 saham menguat.… Read More
Poin Penting Harga emas Galeri24 di Pegadaian naik Rp22.000 menjadi Rp3.085.000 per gram pada 25… Read More
Poin Penting IHSG (25/2) diproyeksi melanjutkan pelemahan dengan menguji support di level 8.200–8.250, meski rebound… Read More
Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More
Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More