Tahun Politik, IHSG Diprediksi Bisa Tembus ke Level 7.700

Jakarta – Sinarmas Sekuritas menargetkan indeks harga saham gabungan (IHSG) hingga akhir tahun 2024 akan mencapai level 7.700 yang didorong oleh sektor konsumsi dan telekomunikasi, serta katalis pemilihan umum (pemilu) 2024.

Hal itu diungkapkan oleh Chief Investment Officer Sinarmas Asset Management, Genta Wira Anjalu dalam Webinar “Road to 2024: Market Outlook” di Jakarta, 2 November 2023.

Baca juga: Memilih Peluang Investasi Menjelang Pilpres 2024

“Sementara untuk IHSG di 2024 kita menargetkan IHSG di 7.700 dengan sektor konsumsi dan telekomunikasi yang menjadi fokus utama kita,” ucap Genta.

Lebih lanjut, Genta menjelaskan bahwa dampak dari pemilu atau pemilihan presiden Indonesia di tahun 2024 akan lebih positif bagi IHSG, dipicu oleh investor yang cenderung melakukan investasi di tahun politik.

“Secara sejarah untuk IHSG memang cenderung positif di pemilu-pemilu sebelumnya di 2009 enam bulan sebelum pemilu itu ada kenaikan sebesar 47 persen dan tiga bulan sebelum 35 persen,” imbuhnya.

Selain pada pemilu tahun 2009, penguatan IHSG juga terlihat pada tahun pemilu 2014 di enam bulan sebelumnya mampu tumbuh 9,7 persen dan tiga bulan sebelumnya tumbuh hingga 15,7 persen.

Baca juga: Percepatan Belanja Pemerintah Hingga Anggaran Pemilu 2024 Bakal jadi Sentimen Positif IHSG

Sementara itu, pada tahun pemilu 2019, IHSG pun masih mengalami pertumbuhan yang positif meskipun lebih kecil dibandingkan dua pemilu sebelumnya, di mana pada enam bulan sebelum pemilu mampu menguat 10,9 persen, namun di tiga bulan sebelum pemilu hanya mampu menguat 0,5 persen.

Adapun, menurut Genta, target IHSG di level 7.700 tersebut cukup konservatif karena merefleksikan rasio price earning (PE) terdorong ke 13,1 kali pada standard deviasi minus satu, dengan perkiraan pertumbuhan laba sebesar 10 persen. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

4 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

4 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

4 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

4 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

4 hours ago

IHSG Ditutup Melesat 4,42 Persen ke Level 7.279, BRPT hingga PTRO jadi Top Gainers

Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More

4 hours ago