News Update

Tahun Politik Diprediksi Tidak Pengaruhi Pasar Modal

Jakarta – Pemilihan presiden (Pilpres) masih menjadi momok bagi pelaku usaha. Tak sedikit dari mereka masih mempertimbangkan untuk melantai di bursa.

Tak terkecuali bagi investor yang masih menunggu kapan waktu tepat untuk berinvestasi dan menyuntikan dananya.

Namun demikian, Direktur Utama Bahana Sekuritas, Feb Sumandar mengatakan, investor tidak perlu khawatir karena gejolak politik tak akan berdampak terhadap pasar modal.

“Memang ini tidak terlalu berpengaruh, tergantung kesiapan perusahaan itu sendiri. Kalau memang sudah siap untuk IPO ya bisa saja,” ujarnya dalam Seminar Nasional dengan tema Prospek & Tantangan Investasi di Pasar Modal Pasca Pilpres yang diadakan Infobank di Empirica, SCBD, Kamis (11/4).

Menurut Feb, faktor yang membuat perusahaan tidak melakukan IPO salah satunya adalah janji-janji politik yang dilontarkan selama ajang pilpres.

Meski begitu, ia tetap yakin ke depannya stabilitas ekonomi masih akan terjaga. “Siapapum yang menang pemilu, platform salam menjalankan ekonominya masih akan sama,” tutupnya. (*) Bagus Kasanjanu

Suheriadi

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

4 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

4 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

4 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

5 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

8 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

11 hours ago