Jakarta–PT Tunas Ridean Tbk mencatatkan perolehan laba bersih sebesar Rp552,5 miliar sepanjang tahun 2016. Nilai tersebut meningkat signifikan sebesar 89 persen dibanding raihan laba tahun 2015 yang sebesar Rp292,2 miliar.
Direktur Utama Tunas Ridean, Rico A. Setiawan mengatakan, grup mencatat pencapaian laba terbaik di tahun 2016. “Laba per saham menigkat 90 persen,” tukasnya di Jakarta, Kamis, 20 April 2017.
Kontribusi laba perseroan disuplai dari bisnis otomotif meningkagt 162 persen menjadi Rp362,6 miliar. Sementara laba divisi rental Tunas naik 386 persen menjadi Rp24,8 miliar. Tidak ketinggalan Mandiri Tunas Finance yang memberikan kontribusi laba Rp164,3 miliar.
Rico menjelaskan, total penjualan mobil baru Tunas naik 17 persen sebanyak 50.990 unitm pada pada 2016, dibanding tahun 2015 yang sebanyak 43.420 unit. Sedangkan penjualan sepeda motor cenderung stabil di kisaran 206 ribu unit.
Adapun pendapatan bersih Tunas Ridean melonjak 23 persen dari Rp10,2 triliun pada 2015, menjadi Rp12,5 triliun pada 2016. “Pendapatan naik 23 persen didukung oleh kontribusi yang meningkat terutama dari divisi otomotif,” sambung Direktur Tunas Ridean Kent Teo. (*)
Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More
Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More
Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More
Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More
Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More
Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More