News Update

Tahun Lalu, Pembiayaan BCA Syariah Tumbuh 21%

Jakarta – PT Bank BCA Syariah (BCA Syariah) di sepanjang tahun 2017 telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp4,2 triliun atau mengalami pertumbuhan hingga 21 persen bila dibandingkan pembiayaan BCA Syariah akhir 2016 yang tercatat Rp3,5 triliun.

Demikian pernyataan tersebut seperti disampaikan oleh Presiden Direktur BCA Syariah John Kosasih, di Jakarta, Rabu, 21 Maret 2018. Menurutnya, pertumbuhan kredit yang positif tersebut sejalan dengan kondisi perekonomian yang mulai membaik.

“Pencapaian kinerja yang positif selama tahun 2017 tidak terlepas dari kepercayaan nasabah, dukungan shareholders sena komitmen kami dalam memberikan produk dan Iayanan prima,” ujarnya.

Baca juga: BCA Syariah Sambut Positif GWM Averaging Syariah

Lebih lanjut dirinya mengungkapkan, bahwa pertumbuhan pembiayaan BCA Syariah masih diiringi dengan upaya untuk menjaga kualitas pembiayaan. Hal ini tercermin pada penurunan pembiayaan bermasalah atau Non Performing Financing (NPF).

Dia menambahkan, secara gross rasio pembiayaan bermasalah BCA Syariah per akhir tahun lalu tercatat 0,32 persen atau menurun dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang berada di posisi 0,50 persen. Sedangkan NPF nett tercatat 0,04 persen dibanding tahun sebelumnya 0,2 persen.

“Kami selalu mengendepankan prinsip kehati-hatian dan menjaga kualitas kemitraan dengan nasabah dalam setiap menyalurkan pembiayaan hasilnya, Alhamdulillah, NPF gross dan nett dapat terjaga pada level yang rendah,” tutupnya. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Pengumuman! Mulai 1 April 2026, Beli BBM Subsidi Dibatasi 50 Liter per Hari

Poin Penting Pemerintah membatasi pembelian BBM subsidi (Pertalite dan solar) maksimal 50 liter per kendaraan… Read More

3 hours ago

Laba Bank Mega Tumbuh 28 Persen pada 2025

Sepanjang tahun 2025, laba bersih Bank Mega pada tahun 2025 tumbuh sebesar 28% menjadi Rp3,36… Read More

3 hours ago

Refocusing Anggaran, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Rp130 Triliun

Poin Penting Pemerintah melakukan efisiensi dan refocusing anggaran K/L untuk merespons dampak konflik Timur Tengah… Read More

4 hours ago

Penyaluran MBG Dipangkas, Potensi Hemat Bisa Tembus Rp20 Triliun

Poin Penting Pemerintah mengurangi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari 6 hari menjadi 5… Read More

4 hours ago

KB Bank Bidik Pembiayaan Wholesale Tumbuh 70 Persen di 2026, Begini Strateginya

Poin Penting Kontribusi segmen wholesale mencapai sekitar 64 persen dari total portofolio kredit 2025 dan… Read More

4 hours ago

Airlangga Klaim Penerapan WFH Bisa Hemat APBN Rp6,2 Triliun

Poin Penting Kebijakan WFH berpotensi menghemat APBN sebesar Rp6,2 triliun dari kompensasi BBM, serta menekan… Read More

5 hours ago