Jakarta–Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menargetkan dana desa dapat terserap 100% di tahun ini.
“Kita harapkan tahun ini target kita 100% dana desa terserap di seluruh desa,” ujar Menteri Desa PDTT, Eko Putro Sandjojo seperti dikutip dari laman Kemendes PDTT, di Jakarta, Jumat, 20 Januari 2017.
Setiap tahun, penyerapan dana desa terus mengalami peningkatan yang signifikan. Pada 2015, dana desa terserap pada 74.093 desa dengan total 83%. Sedangkan pada 2016 ada 74.754 desa yang menyerap dana desa sebesar 95%.
“Beberapa faktor yang menjadi kendala tidak tersalurkannya ke desa disebabkan karena kepala desanya terkena masalah hukum, pembuatan laporannya telat, atau desanya sudah menjadi kelurahan,” ucapnya.
Untuk pencegahan penyalahgunaan dana desa, Kemendes PDTT sudah memiliki Satgas Desa dan Pokja Masyarakat Sipil. Keduanya ini dapat dimanfaatkan oleh masyarakat untuk menyampaikan laporan penyalahgunaan.
Selain itu, lanjut dia, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan terkait dugaan penyelewengan dana desa ke Call Center Kemendes PDTT di nomor 1500040.
“Kalau dalam program saber pungli dana desa ini kita melibatkan pihak Kepolisian, Kejaksaan dan KPK. Kalau ada kasus atau laporan dari masyarakat bisa ditindaklanjuti lebih cepat. Masyarakat melapor, nanti kita ada tim saber pungli yang menindaklanjuti laporan tersebut,” tutupnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Oleh: Eko B. Supriyanto, Pimpinan Redaksi Infobank Media Group JANGAN besar pasak daripada tiang. Mari… Read More
Poin Penting GoPay kini bisa tarik tunai tanpa kartu di seluruh ATM BRI dan Bank… Read More
Poin Penting BRI Kanwil Jakarta II menambah kuota mudik gratis menjadi 2.750 pemudik dengan 55… Read More
Poin Penting BRI Life menghadirkan asuransi digital MODI-MOtraveling untuk melindungi pemudik Lebaran 2026 dari risiko… Read More
Poin Penting Adira Finance memberangkatkan 300 pemudik dari Jabodetabek menuju Solo dan Yogyakarta melalui program… Read More
Poin Penting Bank Indonesia membeli Surat Berharga Negara (SBN) Rp86,16 triliun hingga 16 Maret 2026,… Read More