Perry Warjiyo Resmi Dilantik, Ini Permintaan Bankir ke Gubernur
Jakarta – PT Bank Tabungan Negara Tbk(BTN) menargetkan pertumbuhan laba tahun depan bisa mencapai lebih dari 25%.
Direktur Utama BTN, Maryono menerangkan target laba tersebut sejalan dengan asumsi makro yang diprediksi akan membaik di tahun depan.
“Kami tetap fokus pada pembiayaan rumah, khususnya bagi kalangan menengah ke bawah,” kata Maryono, di Jakarta, Rabu, 11 November 2015.
Tahun depan lanjut Maryono, BTN juga bakal tetap mendukung penyaluran program satu juta rumah, dengan tetap melakukan efisiensi biaya, penurunan kredit bermasalah, dan juga dukungan digital banking untuk memperoleh pendapatan berbasis komisi alias fee based income.
Dari sisi pembiayaan, BTN mematok pertumbuhan kredit dengan kisaran 18%-20%. Selain itu, BTN juga menargetkan dana pihak ketiga (DPK) bisa tumbuh 19%-21%, sehingga total aset bisa naik berkisar 18%-20%.
Untuk mendukung hal tersebut, BTN juga akan mempertahankan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) pada level 14%-16% dan menjaga level kredit bermasalah (NPL) gross minimal 3% atau lebih rendah lagi.
Pada pos lainnya, BTN mengincar rasio marjin bunga bersih (NIM) 5%-5,2%, loan to deposit ratio (LDR) 103%-105%, dan BOPO 82%-84%. (*) Dwitya Putra
Poin Penting Pemerintah memastikan kebijakan WFH diterapkan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Sektor layanan… Read More
Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengusulkan pengambilalihan PNM dari BPI Danantara untuk dijadikan… Read More
Poin Penting Keamanan OCTO Biz diperkuat dengan sistem berlapis termasuk enkripsi data, autentikasi pengguna, dan… Read More
Poin Penting KB Bank Syariah menghadirkan layanan deposito digital melalui aplikasi BISA Mobile untuk memperluas… Read More
Poin Penting Defisit APBN kuartal I 2026 mencapai Rp240,1 triliun (0,93 persen PDB), lebih tinggi… Read More
Poin Penting: Ketua Banggar DPR menolak pengurangan subsidi BBM karena dinilai membebani masyarakat kecil. Penyesuaian… Read More