News Update

Tahun 2018, Perekonomian RI Bisa Lebih Baik

Jakarta -‎- ‎Head of Intermediary Business, Schroders Investment Management Indonesia, Teddy Oetomo‎ mengungkapkan perekonomian Tanah Air pada 2018 diperkirakan lebih baik dibandingkan tahun ini, meski tahun depan terjadi pemilu.

“Tahun depan ada Pilkada Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat, maka ada dana-dana kampanye yang berputar. Tiga daerah itu, 30 persen dari ekonomi Indonesia,” papar Teddy di Jakarta, Jumat, 13 Oktober 2017.

Selain adanya Pilkada, kata Teddy, 2018 merupakan satu tahun sebelum dilaksanakannya pemilihan presiden (Pilpres), di mana secara historis satu tahun sebelum dilaksanakan pemilihan umum perekonomian mengalami pertumbuhan. “‎Konsumsi rumah tangga dan pemerintah itu akan naik, karena biasanya dana-dana dikeluarkan untuk pembangunan infrastruktur,” tutur Teddy.

Untuk pertumbuhan ekonomi 2018, Teddy memilih berpandangan yang sama dengan Bank Indonesia yaitu di kisaran 5,1 persen hingga 5,5 persen. ‎Lebih lanjut dia mengatakan, tekanan ekonomi dalam negeri tahun depan akan lebih banyak disebabkan faktor eksternal seperti kenaikan suku bunga The Fed dan pergantian para petinggi Bank Sentral Amerika Serikat.

“Kalau dari dalam negeri tidak ada yang mengkhawatirkan, utang kita rasionya paling rendah dari negara lain, ekspor-impor kita juga surplus, dan likuiditas perbankan juga cukup, hampir semua baik,” tutupnya. (*)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Dwitya Putra

Recent Posts

Asbisindo Institute–VOCASIA Hadirkan E-Learning untuk Perkuat Kompetensi Bankir Syariah

Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More

4 hours ago

Penyelundupan BBM Subsidi Marak, DPR Desak Pengawasan Diperketat

Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More

9 hours ago

Grab Luncurkan 13 Fitur Baru Berbasis AI, Apa Saja?

Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More

10 hours ago

Indonesia SIPF Siapkan Consultation Paper, Ini Tujuannya

Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More

10 hours ago

BI Sinyalkan Ruang Penurunan BI Rate Kian Sempit, Dampak Konflik Timur Tengah

Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More

10 hours ago

Lo Kheng Hong Borong Saham Intiland dan Gajah Tunggal, Ini Profilnya

Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More

10 hours ago